Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Pendidikan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Polsek Ciomas Bersama Instansi Terkait Di Bantu Warga Evakuasi Terkait Penemuan Mayat di Bantaran Sungai Dekat Pondok Pesantren di Ciomas

by Gardatipikornews
25 Juli 2024 - 427 Views

BOGOR || Gardatipikornews.com

  - Warga di sekitar aliran sungai dekat Pondok Pesantren Roydul Tafsir, Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, digemparkan oleh penemuan mayat seorang laki-laki dalam kondisi telungkup pada Kamis pagi sekitar pukul 06.45 WIB. Identitas mayat tersebut terungkap diketahui identitas Jasad mayat tersebut bernama Ahdi bin Ahmad, seorang santri berusia 25 tahun yang berasal dari Kampung Ciangiren, Desa Giri Jaya Baya, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten. (25/7/2024) Kapolsek Ciomas Iwan Wahyudin,.sH,.MH menjelaskan bahwa awal mula dari laporan yang diterima oleh Polsek Ciomas dari warga, Ahdi diduga terjatuh dari pohon kelapa yang berada di bantaran sungai saat sedang mengambil kelapa. Tidak ada saksi mata yang melihat saat Alm Ahdi terjatuh, dan dia baru ditemukan oleh salah seorang santri lainnya dalam kondisi sudah meninggal dunia. "Jenazah Ahdi sudah diangkat ke daratan oleh rekan-rekan santrinya dan langsung dimasukkan ke dalam ambulans untuk dibawa ke rumah duka di daerah Gajlok, Muncang, Banten," jelas Kapolsek Ciomas, Kompol Iwan Wahyudi, SH, MH. Pengasuh pondok pesantren mengungkapkan bahwa keluarga almarhum menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menyalahkan pihak manapun. Tiga saksi mengetahui setelah kejadian Alm sudah berada di dalam sungai adalah Jajat, Budi, dan Suwarna, lalu melaporkan kepada kepala Ponpes dan yang lainnya. Polisi telah melakukan langkah-langkah penanganan, termasuk mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dan membuat laporan. Dengan adanya laporan ini, diharapkan masyarakat tetap waspada dan berhati-hati dalam melakukan aktivitas sehari-hari, terutama yang berpotensi membahayakan diri. Demikian informasi yang kami sampaikan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini, sampai berita ini diturunkan Alm Ahdi sudsh dimakamkan secara layak sesuai agama Islam. ( @Red@ksi.gtn.com  )
Sebelumnya
Polsek Jonggol Berhasil Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Obat Golongan G di...
Selanjutnya
Pemerintah Kabupaten Sukabumi Kecamatan Sukaraja Desa Langensari Realisai Bantuan Langsung Tunai...

Berita Terkait :