Bogor || Gardatipikornews.com -
Kuliah Kerja Nyata. Sesuai namanya, kegiatan ini memang difokuskan agar mahasiswa bisa memberi kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar, juga wadah untuk mengembangkan rasa tanggung jawab sosial mahasiswa. KKN diwajibkan bagi mahasiswa di tingkat perguruan tinggi, dan akan dikelompokkan dengan teman satu angkatan dari berbagai jurusan dan fakultas berbeda. Satu kelompok bisa terdiri dari belasan hingga puluhan mahasiswa.
Setelah itu, mereka akan melaksanakan KKN dalam jangka waktu tertentu di wilayah desa yang telah ditentukan kampus maupun dipilih sendiri oleh mahasiswa.
Hal ini juga dilakukan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) BUDI BAKTI, pada hari Kamis (25 Juli 2024) mendatangi Kantor Pemerintah Desa Cogreg Kecamatan Parung Kabupaten Bogor untuk melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata di wilayah Rw. 03 dan Rw. 04.
Telah hadir Kepala Desa Cogreg Mad Yusuf Supriatna, Kasi Kesra Edi Suhaedi, Ebiet dan Kadus 03 Sukendar.
Seperti diketahui bahwa STIM Budi Bakti adalah Kampus milik Yayasan Dompet Dhuafa Republika, dimana Misi Utamanya adalah Memberikan Pendidikan dengan biaya terjangkau untuk masyarakat kabupaten dan Kota Bogor khususnya.
Salah satu program bakti desa adalah program yang relevan dengan Tri Dharma perguruan tinggi. Adapun tema bakti desa kali ini: " Implementasi Socio Techno Preneur Pada UMKM Petani Ikan Air Tawar Desa Cogreg Kab Bogor.
Turut Hadir
Sambutan Ketua STIM Budi Bakti Rina Fatimah, S.Sos, M.Si,
Wakil Ketua Indri Guslina, SE, MM, Kepala LPPM Ahmad Juhari, SE, MM dan turut serta para dosen pembimbing lapangan / DPL
Silaturahmi mahasiswa-mahasiswi STIM BUDI BAKTI bersama para dosen dibuka dengan kata sambutan singkat Kadus 03 Sukendar yang diawali dengan memperkenalkan dirinya. Dan dalam kegiatan kkn tersebut (selama 1 bulan) ia dengan kedua tangan terbuka siap membantu. Berharap ilmu para mahasiswa STIM BUDI BAKTI yang diturunkan bisa bermanfaat bagi warga Rw. 03 dan Rw. 04.
Usai sambutan Kadus 03 Sukendar, pembawa acara mempersilahkan Kepala Desa Mad Yusuf Supriatna untuk menyampaikan sambutan serta arahan, sekaligus membuka secara resmi kegiatan KKN mahasiswa STIM BUDI BAKTI.
Kades Mad Yusuf dengan rendah hati mengucapkan terimakasih atas kehadiran para mahasiswa STIM BUDI BAKTI. Ia menuturkan kalau kebetulan pula perangkat desa dan juga dirinya sudah tidak asing dengan budidaya ikan air tawar, karena ia adalah petani ikan.
Sementara, ungkap Kades Mad Yusuf Supriatna, Kadus Sukendar memelihara ikan tidak kurang dari 500.000 ekor dan juga penyuluh perikanan swadaya di wilayah Kec. Parung dan Kec. Ciseeng. Diharapkan mahasiswa STIM BUDI BAKTI dapat menurunkan ilmunya kepada warga petani ikan di wilayah Rw. 03 dan Rw. 04.
Ahmad Juhari SE MM dalam sambutannya mengucapkan rasa senangnya karena hari ini bisa bersilaturahmi dan diterima langsung Kepala Desa Cogreg Mad Yusuf Supriatna yang juga memfasilitasinya.
Tutur Ahmad Juhari kembali, mengungkapkan kalau ke 28 mahasiswa STIM BUDI BAKTI ini hadir di Desa Cogreg untuk mengabdi dan mentransfer ilmu kepada petani ikan air tawar. Juga melakukan hal-hal sosial lain seperti kepada karang taruna terkait keorganisasian, pengajaran pada sekolah dasar dan paud serta organisasi non formal lainnya, untuk itu harus bisa memanfaatkan waktu selama 1 bulan (berakhir 22 Agustus 2024). Mudah-mudahan mahasiswa selama berada di desa bisa menjaga nama baik almamater Kampus STIM BUDI BAKTI.
Pewarta: Agustion Kaperwil Jabar