Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
Jumat, 18 September 2026
Pilih Mode:
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Olahraga - GTN Kecelakaan - GTN Politik - GTN Pendidikan - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Kopi Gunung Malang, Produk Unggulan Desa Ciengang Sukabumi Mulai Jangkau Berbagai Daera

by Gardatipikornews.com
17 September 2026 - 26 Views

Sukabumi,  Gerbitung, Jawa Barat || Gardatipikornews.com -- ‎ Potensi pertanian kopi di Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, terus dikembangkan menjadi salah satu komoditas unggulan yang diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya para petani.

‎‎Salah satu kelompok yang konsisten mengembangkan komoditas tersebut adalah Kelompok Tani Cileguk Batas Berkarya (CBB). Kelompok yang berdiri sejak 2019 itu kini mengembangkan produk Kopi Gunung Malang Ciengang, kopi asli Sukabumi dengan jenis kopi arabika.

‎‎Kepala Desa Ciengang, Yudius Hidayat Bagja, mengatakan potensi kopi di wilayahnya cukup signifikan. Menurutnya, pengembangan kopi dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang selama ini banyak bergerak di sektor hortikultura.

‎‎“Pertanian kopi ini menjadi produk unggulan, komoditas unggulan untuk menambah pendapatan para petani yang biasanya bergerak di hortikultura,” ujar Yudius. Kamis (17/9/2026).

‎‎Ia mengapresiasi keberadaan kelompok-kelompok pertanian di Desa Ciengang, termasuk Kelompok Tani Cileguk Batas Berkarya yang dinilai terus berkontribusi dalam pengembangan kopi di wilayah tersebut.

‎‎Menurutnya, kelompok CBB tidak hanya memproduksi kopi, tetapi juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penanaman dan pengembangan tanaman kopi.

‎‎Yudius juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang telah memberikan dukungan berupa pembenihan atau pembibitan kopi yang dapat dikembangkan dan ditanam oleh masyarakat Desa Ciengang.

‎‎“Terima kasih kepada Kelompok CBB yang selalu konsisten dan terus memberikan pendidikan berkaitan dengan penanaman kopi serta keuntungan-keuntungan lainnya. Terima kasih juga kepada Pemkab Sukabumi yang sudah memberikan pembenihan atau pembibitan yang bisa ditanam oleh masyarakat kami,” katanya.

‎‎Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Cileguk Batas Berkarya, Nandang Rizkika, menjelaskan bahwa kelompoknya secara khusus mengembangkan produksi Kopi Gunung Malang Ciengang yang merupakan kopi arabika asli Sukabumi.

‎‎Rumah produksi kelompok tersebut berada di Kampung Cileguk, RT 09/RW 04, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung.

‎‎Nandang mengatakan Kelompok Tani Cileguk Batas Berkarya saat ini memiliki sekitar 30 anggota. Selain aktif dalam pengolahan kopi, kelompok tersebut juga terus berupaya memperluas pemasaran produknya.

‎‎“Alhamdulillah untuk daya jual sudah sampai Gayo di Sumatra, Bandung, Jawa Timur dan daerah lainnya,” ujar Nandang.

‎‎Ia berharap Kopi Gunung Malang Ciengang ke depan semakin berkembang, memiliki daya saing yang lebih luas, serta mampu menembus pasar yang lebih besar.

‎‎“Harapannya ke depan lebih maju dan bisa bersaing dengan yang lainnya. Mudah-mudahan bisa cepat ekspor,” katanya.

‎‎Keberadaan Rumah Produksi Kelompok Tani Cileguk Batas Berkarya diharapkan tidak hanya menjadi tempat pengolahan hasil pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan ekonomi masyarakat Desa Ciengang melalui komoditas kopi.

‎Dengan dukungan petani, pemerintah desa, serta Pemerintah Kabupaten Sukabumi, pengembangan kopi arabika dari Ciengang diharapkan dapat terus berkembang dan memiliki jangkauan pasar yang semakin luas.

Pewarta : Asep supiandi.

Sebelumnya
Pemkab Padang Pariaman Hampir Rampungkan Penyaluran Seragam Sekolah...
Selanjutnya
Di Balik Ratusan Program Revitalisasi Gedung Sekolah: Aom Muharam Ada Aset Negara Yang Wajib Di...

Berita Terkait :