Lampung Selatan, Gardatipikornews.com
- Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun resmi dimulai hari ini,Kamis(30/12). Diselenggarakan Oleh 2,Tim, dari Puskesmas Sidomulyo dan Polres dan Polsek diwakili oleh Supardi salah Anggota Polsek Sidomulyo. Selain itu Sekdes desa sukabanjar Frendy Pratama,Spd.ikut menyaksikan langsung vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun yang dilaksanakan perdana di SDN 01 Sukabanjar kecamatan Sidomulyo kabupaten Lampung Selatan. Tak sekadar menyaksikan,Sekdes juga turut memberikan semangat kepada anak-anak yang akan divaksinasi Covid-19. Mulai dari berbincang hingga menenangkan anak-anak agar tidak menangis saat disuntik. Jumlah anak yang akan divaksin di SDN 01 Tergat 500 Siswa dan untuk hari ini Akan Tervaksin sebanyak 329 Siswa insak Allah besok akan dilanjutkan di SDN ,1.Budidaya.
Kepala sekolah SDN,1 Sukabanjar M.Nasrun,M.Pd.Mengatakan" vaksinasi anak usia 6-11 tahun merupakan langkah positif dari pemerintah dalam rangka melindungi anak dari Covid-19. Selain itu, untuk meningkatkan rasa percaya diri orang tua ketika anak akan memulai pembelajaran tatap muka di sekolah.
“Jadi yang penting kita harus dukung vaksinasi anak 6-11 tahun ini. Karena ini terutama untuk meningkatkan percaya diri orang tua untuk menyekolahkan anaknya sehingga tidak khawatir lagi karena sudah terlindungi oleh vaksin Covid-19,” tutur"kepsek.
Disisi lain Ketua kegiatan kelompok Kerja(K,3s), Siswanto,S.Pd.SD. menjelaskan Penyuntikan vaksin kepada anak usia 6-11 tahun dilakukan dengan intramuskular atau injeksi ke dalam otot tubuh di bagian lengan atas dengan dosis 0,5 mili. Vaksinasi diberikan sebanyak 2 kali dengan interval minimal 28 hari. Sebelum pelaksanaan vaksinasi harus dilakukan skrining dengan menggunakan format standar oleh petugas vaksinasi.
Adapun pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun didasari telah terbitnya rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunizational/ ITAGI) perihal kajian vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun dan sudah adanya Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM untuk penggunaan vaksin Sinovac bagi anak usia 6-11 tahun.
“Vaksin ini sudah mendapatkan status EUA dari BPOM dan BPOM sudah mengkaji sudah sangat lama. Bahkan izin ini sudah dikeluarkan BPOM jauh-jauh hari, jadi insya Allah aman"Ungkap Siswanto.
Jumlah sasaran vaksinasi anak 6-11 tahun mencapai 500 anak berdasarkan data. Pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan bertahap dengan tahap pertama akan dilaksanakan di SDN,1.Sukabanjar Sidomulyo. cakupan vaksinasi dosis 1 di atas 70% dan cakupan vaksinasi lansia di atas 60%.
Berdasarkan data, saat ini, sebanyak 500 jiwa dari SDN,1.sukabanjar Sidomulyo kabupaten Lampung Selatan yang sudah memenuhi kriteria tersebut.
Sedangkan, untuk vaksin yang digunakan saat ini adalah jenis Sinovac dan sudah punya EUA dari BPOM. Total ada 6,4 juta dosis vaksin Sinovac yang akan digunakan hingga akhir Desember 2021 dan pada 2022 direncanakan pengadaan baru untuk memenuhi kebutuhan usia 6-11 tahun.
“Vaksinasi ini penting karena anak merupakan mata rantai dari herd immunity. Karena kalau anak-anak ini sudah divaksin, terlindungi, maka kakek neneknya, yang dekat dengan yang bersangkutan, yang usia lanjut juga lebih aman. Apalagi kalau kakek neneknya itu sudah divaksin tentu saja jauh lebih aman"Tambahnya.
Pada kesempatan tersebut,KUPT Puskesmas Sidomulyo Bambang Priyanto,SKM,N.M.SI.didampingi Salah satu anggota Polsek Supardi,Ketua K,3,s.Siswanto ,dan Kepala Sekolah SDN 01 Sukabajar Nasrun.
Sementara itu,ada salah satu siswi SDN 01 mengaku telah selesai divaksin Covid-19. Ia menjelaskan bahwa sebelum divaksin, ia terlebih dahulu diwawancara oleh petugas kesehatan terkait status kesehatannya.
“Sebelumnya diperiksa dulu, ditanya pernah dirawat di RS atau nggak, lalu masuk ke ruangan vaksin, disuntik tapi nggak sakit. Tapi tadi aku juga sarapan dulu. Teman-teman jangan takut divaksin, nggak sakit kok,” katanya. (Kabiro)