Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - GTN Pendidikan - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Oknum Karyawan SPPG Di Kecamatan Batang Asam Disorot, Diduga Terlibat Hubungan Pribadi Yang Picu Resah Warga

by Gardatipikornews.com
24 Maret 2026 - 154 Views

Batang Asam, Tanjab Barat || Gardatipikornews.com -- Seorang oknum karyawan yang bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG )wilayah Kelurahan Suban, Kecamatan Batang Asam, menjadi sorotan masyarakat setelah diduga terlibat dalam hubungan pribadi yang dinilai tidak pantas dan memicu keresahan warga.

Isu dugaan hubungan pribadi yang melibatkan oknum karyawan tersebut ramai diperbincangkan oleh warga, karena dianggap melanggar norma sosial yang berlaku di lingkungan setempat.

Siapa yang terlibat, Seorang oknum karyawan SPPG dengan Inisial RS di Kelurahan Suban Jalan Seroja, yang identitasnya tidak disebutkan, diduga terlibat dalam hubungan dengan banyak Suami Orang yang telah berstatus menikah.Selasa (24/03/2026)

Peristiwa ini disebut-sebut telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir dan mulai mencuat ke publik dalam beberapa hari terakhir.

Dugaan kejadian tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Batang Asam, khususnya di sekitar Kelurahan Suban dan Desa Sri Agung

Belum diketahui secara pasti latar belakang dugaan hubungan tersebut. Namun, warga menilai hal ini telah menimbulkan keresahan karena dianggap tidak sesuai dengan norma sosial dan adat setempat.

Informasi yang beredar berasal dari pembicaraan warga dan temuan di lapangan. Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait maupun dari yang bersangkutan.

Warga berharap pihak berwenang atau instansi terkait dapat memberikan perhatian dan melakukan klarifikasi agar tidak menimbulkan konflik sosial yang lebih luas di tengah masyarakat. (Tim)

Sebelumnya
Budi Daya Anggrek Di Goalpara, Upaya Mendorong Ekonomi Kreatif Lokal Dan...
Selanjutnya
Open House Wabup Tanjab Barat, Katamso Ajak Masyarakat Lebur Kesalahan Dan Perkuat...

Berita Terkait :