Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Oknum Pegawai Loket, Awak Bus Dan Boss PT. ALMIRA Diduga Tidak Profesional. Penumpang Dijadikan Bak Bola Pingpong Hingga Menangis

by Gardatipikornews
23 Desember 2024 - 298 Views

OKU Timur || Gardatipikornews.com

- PT. ALMIRA berkantor pusat di wilayah Belitang tepatnya di jln. Jend. Sudirman Desa Bedilan Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan. bergerak dibidang jasa angkutan umum Bus Penumpang umum antar lintas provinsi dengan warna bus aneka warna itu sedang naik daun, rupanya kini sudah mulai bertingkah, tidak memberi pelayanan baik pada Penumpang bahkan kepada Awak Media (Wartawan). Minggu, 22 Desember 2024 kemarin siang, membuat salah seorang penumpang perempuan MENANGIS pasalnya, dalam kondisi hujan seolah dijadikan permainan bak bola pingpong parahnya, satu minggu sebelum pemberangkatan, awak bus Almira yang di tumpangi perempuan tersebut sudah dihubungi Ayahnya yang berprofesi sebagai Sopir/Drever sudah saling kenal. Pada awak media ini, Titi 22 th warga Puncak I Desa Gumawang didampingi sang Ayah mengungkapkan, pada hari minggu kemarin sedang berangkat pulang dari Bogor (Jabar) tempat kerjanya turun di Bekasi dilanjutkan membeli tiket di loket Bus Almira, berbekal pengalaman yang ada, Titi ingin kenyamanan dalam setiap perjalanan jauh yang cukup melelah kan itu menggunakan hak"nya sebagai penumpang pada umumnya, setelah membayar biaya yg ditentukan menerima tiket, ketika tidak disebut nomor bangku tempat duduknya dengan baik-baik meminta pada pegawai loket sayang, tak diberikan kemudian disuruh langsung naik ke mobil yang agak jauh dari loket meski dalam suasana hujan sesampainya dalam mobil sambil menunjukan tiket menanyakan tempat bangku yang akan diduduki karena tak disebutkan dalam tiket, awak bus menyuruh Titi kembali lagi ke loket untuk meminta nomor bangku yang akan didudukinya, dalam suasana hujan Titi kembali keluar dan turun dari bus berlari menuju loket, sesampainya di loket, sangat disayangkan nomor bangku TIDAK juga diberikan dan kembali berlari masuk mobil, kali ini beruntung langsung bisa duduk, saat itu saya hubungi Ayah, mungkin saja awak bus sudah dihubungi Ayah,"Ungkapnya. Titi yang mengaku sempat menangis dalam mobil merasa capek dan kecewa dijadikan bak permainan bola pingpong saat kondisi hujan. Dalam kesempatan lain di hari yang sama, awak media datang di Kantor/Loket/Pul Bus Almira di jln. Jend. Sudirman Desa Bedilan memperoleh keterangan dari salah seorang kru Almira bahwa membenarkan telah membuka trayek sampai ke Solo (Jateng) PT. ALMIRA kini telah memiliki 28 unit mobil sementara Sang Bos H. Arman jarang sekali ngantor kalaupun datang hari dan waktunya tak bisa dipastikan. Lagi-lagi disayangkan, H. Arman sendiri ketika dihubungi awak media via ponselnya setelah diangkat hanya menjawab salam kemudian ponsel dimatikan. Perlu di ingatkan bahwa Wartawan itu bukan seorang Pengemis dan bukan tukang minta" tapi, kami hadir itu tidaklah lebih selain MENCARI BERITA. Pewarta : ( M. Ali GTN - Tim)
Sebelumnya
Zulfikar ,H.SH (DPR RI Komisi XII Fraksi Demokrat ) , Dukung Kenaikan PPN 12 Persen dengan Syarat...
Selanjutnya
Peredaran Narkoba Semakin Marak, Kinerja Kapolsek Sanggar Patut Dipertanyakan...

Berita Terkait :