BOGOR, GARDATIPIKORNEWS.COM -
Dalam upaya memperkuat kemandirian ekonomi desa, Pemerintah Desa Gunung Sindur, sesuai Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa kini telah mendirikan BUMDes Cakrawala Sindur Sejahtera. Deden selaku Kepala Desa Gunung Sindur mengatakan bahwa perencanaan dan pembentukan BUMDes adalah atas partisipasi dan prakarsa masyarakat desa yang didasarkan pada kebutuhan, potensi dan kapasitas desa dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Saya selaku Kepala Desa berharap BUMDes bisa menjadi motor penggerak roda ekonomi masyarakat Desa Gunung Sindur” ucap Kepala Desa Deden.
Senin, 20 Desember 2021, BUMDes Cakrawala Sindur Sejahtera yang dipimpin oleh Aep Nasrudin selaku Direktur BUMDes menggandeng PT. Talenta Selaras Alam selaku owner dari Smart Farming Indonesia untuk menjadi “Bapak Asuh” dalam mengelola potensi pertanian, peternakan dan perikanan yang ada di Pemerintah Desa Gunung Sindur, Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.
Bertempat di lokasi Wisata Kebon Kepik Gunung Sindur, digelar perjanjian kerja sama (Joint Operation) yang
ditandatangani oleh Direktur BUMDes Cakrawala Sindur Sejahtera Aep Nasrudin dan Budi Pria Panca selaku Program Director Smart Farming Indonesia dan disaksikan oleh Kepala Pemerintah Desa Gunung Sindur beserta perangkat desa, Kepala Unit Usaha Pertanian, Peternakan dan Perikanan Dadan Heryadi setta tokoh masyarakat Desa Gunung Sindur.
Bentuk program dari kolaborasi ini diawali dengan pembangunan demplot pertanian sorgum dan
pengembangan peternakan domba berbasis teknologi yang akan melibatkan partisipasi kelompok tani dan masyarakat Desa Gunung Sindur.
Dalam program ini, kelompok tani akan didampingi pelatihan pertanian sorgum dan pembuatan pakan
domba berbasis sorgum. Untuk masyarakat nantinya akan diberi pelatihan bina keterampilan membuat produk makanan dan minuman berbasis sorgum.
Adapun untuk pelaksana operasional BUMDes tersedia pelatihan business coaching sebagai bekal untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para pelaksana operasional dalam mengeksplorasi potensi team dan potensi bisnis yang bisa dikembangkan di Desa Gunung Sindur dan Kabupaten Bogor.
Founder Smart Farming Indonesia, Budi Pria Panca merencanakan kolaborasi antara Smart Farming Indonesia dengan BUMDes melahirkan platform bernama Smart BUMDes 4.0.
“Smart BUMDes 4.0 adalah platform berbasis teknologi yang akan mengintegrasikan usaha on farm dan usaha off farm, yang bakal melibatkan peran pemerintah, sektor pendidikan dan sektor bisnis, yang
mana tujuan akhirnya membangun ekosistem agribisnis yang mandiri dan berkelanjutan.
"Status saat ini marketplace agribisnis dengan fitur payment gateway sudah terbangun dan siap digunakan. Adapun untuk pelaksanaan operasionalnya nanti BUMDes akan didampingi dalam menggunakan sotware
akuntansi berstandar UMKM, tujuannya supaya tata kelola keuangan BUMDes menjadi mudah,
akuntabel dan bisa dipertanggung-jawabkan sehingga harapannya peran partisipatif masyarakat dan para pemangku kepentingan kepada BUMDes bisa meningkat,” ucap pria yang pernah mendapat penghargaan anugerah Indonesian Best Profesional of The Year 2006 Bidang Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi dari Yayasan Prestasi Indonesia.
Acara seremonial semakin istimewa karena sajian yang dihidangkan merupakan produk olahan nasi liwet sorgum yang rasanya nikmat disertai minuman jelly drink sorgum hasil produksi Smart BUMDes
Gunung Sindur.
Direktur operasional BUMDes Aep Nasrudin mengatakan, terkait dengan produk yang sudah dibuat, BUMDes Gunung Sindur butuh dukungan besar dari stakeholder pemerintah untuk menjadi mitra BUMDes sebagai offtaker dari produk-produk yang telah mereka buat.
"Harapan kami, bapak/ibu stakeholder di pemerintah berkenan untuk bermitra dengan kami sebagai off-taker.Kalau ada pembeli pasti ada serapan tenaga kerja, dan ekonomi masyarakat berputar. Kelompok tani dan masyarakat pasti akan senang jika Pemerintah bersedia jadi off-taker”, ungkap Direktur BUMDes, Aep Nasrudin.
Satu yang tak kalah menarik adalah pembangunan peternakan domba organik berbasis teknologi. Dengan platform Smart Farming Indonesia semua kegiatan peternakan domba akan tercatat dalam Software Rekording Domba.Dalam rangka memodernisasi peternakan domba, pencatatan merupakan
elemen penting dalam kegiatan budidaya domba, khususnya pada breeding. Dengan SoftwareRekording semua ternak teridentifikasi dan semua aktifitas tercatat. Mulai dari jumlah tenaga kerja,populasi domba, jadwal pemberian pakan, produk yang dihasilkan, tingkat mortalitas, rekaman
kesehatan, jadwal vaksinasi, jadwal cukur bulu, jadwal potong kuku sudah terencana dan terjadwal.
“Semua pejantan dan indukan domba kita kasih KTP (Kartu Tanda Penduduk), bahkan cempe (anak domba) yang baru lahir tercatat dan punya sertifikat akta lahir. Hal ini tentu sangat baik untuk diimplementasikan pada peternakan budidaya breeding domba unggulan super yang ingin menjaga
kemurnian dan silsilah keturunannya. mengingatkan bahwasanya tantangan didepan akan semakin kompetitif apalagi
Kita akan berhadapan dengan situasi krisis pangan yang skalanya semakin meluas dan mengancam kehidupan. Dengan alasan itu Founder Smart Farming Indonesia ini berpartisipasi aktif mengajak
keterlibatan masyarakat dan BUMDes kedalam Smart Farming Indonesia untuk kemudian bersama- sama menggerakan perekonomian desa dan mewujudkan program Ketahanan dan Kemandirian Pangan yang terpadu dan berkelanjutan," tutup Panca selaku Program Director dari Smart Farming
Indonesia.
Untuk bisa berkorespondensi tentang SMART BUMDES 4.0 dapat beremail melalui alamat
smartbumdes@gmail.com atau berkunjung ke website www.sfi.farm
Reporter: Agustion