Sukabumi, Gardatipikornews.com
- Penyaluran Beras Bantuan Program BPNT yang disalurkan bulan ini sebanyak 4 paket untuk masing-masing KPM di Desa Cireunghas,Kecamatan Cirenghas Kabupaten Sukabumi diduga Beras nya Bau dan tidak layak untuk dikonsumsi.Jum,at.24 /12/21. Hal itu, terungkap dari adanya keterangan beberapa orang KPM saat diwawancarai terkait penyaluran program BPNT di wilayah Cireunghas, ia mengatakan, " Bahwa Beras bantuan yang disalurkan oleh E - Warung INAZ dianggap tidak layak untuk dikonsumsi dan Bau." Beras bantuan yang saya diterima untuk penyaluran bulan ini, mengeluarkan bau aroma tidak sedap, " ujarnya. " Ketika hal ini, dikinformasikan ke pemilik E - Warung Inaz, terkait permasalahan tersebut hingga menuai keluhan dan kekecewan dari para KPMnyang berada di wilayah Desa Cirenghas , ia mengatakan, " Bahwa pihaknya pun sudah dipanggil oleh Tikor Kecamatan Cireunghas terkait Beras. Atas adanya pengaduan dari masyarakat terkait beras bantuan yang disalurkan kepada KPM , mengeluarkan bau tidak sedap bahkan tidak layak untuk dikonsumsi, Pihaknya sudah dipanggil oleh Tikor Kecamatan untuk dimintai keterangan, " ujarnya. Selain itu, ia mengatakan, " Terkait pemasalahan tersebut sudah disampaikan kepada pihak suplayer beras, "Kata suplayer Beras mengatakan untuk menyuruhnya agar mengumpulkan beras yang dianggap tidak layak untuk dikonsumsi tersebut. Saat di komfirmasi oleh pihak Media E - Warung INAZ bahwa beras ini dari Suplayer pa " MP " dan Saya sudah menyampaikan komplain terkait permasalahan ini kepada pak, "MP", selaku penyedia komoditi beras dan saya disuruh agar menarik / mengumpulkan beras yang telah tersalurkan tersebut, untuk diganti dengan beras yang baru, "ungkapnya. [caption id="attachment_14466" align="aligncenter" width="300"]
Fhoto : penerima Beras yang tidak layak di konsumsi karena Bau[/caption]
Sementara itu, Tikor Kecamatan Cireunghas "Ade Rikman, saat dimintai tanggapannya membenarkan terkait permasalahan tersebut, bahkan Ia mengatakan, " Pihaknya telah memanggil pemilik E - Warung Inaz.
"Adanya permaslahan tersebut,, selaku Tikor Kecamatan Cireunghas kami langsung turun ke lokasi serta melakukan pemanggilan kepada pemilik e warong untuk dimintai keterangan, ujarnya
Selain itu Ade mengatakan, " Beras yang disalurkan oleh E- Warung Inaz kepada KPM di Desa Cireunghas, bahwa suplier beras tersebut dari pa " MP " yang selama ini kita ketahui untuk suplayer penyedia komoditi beras ke E-Warung Inaz yaitu MP ."tandasnya.
Hal itu akhirnya menuai sorotan bahkan komentar pedas dari Wakil Ketua DPC GOIB Kecamatan Cireunghas Asep Anwar yang di sapa akrab Apek , mengatakan , seharusnya program BPNT ini bisa di rasakan manfaatnya oleh warga penerima BPNT jangan sampe demi mencari keuntungan semata, kualitas komiditi beras maupun yang lainnya tidak terkesan tidak layak.
" Mungkin bukan rahasia lagi ketika sejumlah orang terjun untuk mencoba usahanya menjadi suplayer , meski dinilai pasar bebas siapapun berhak untuk terjun di dalamnya , akan tetapi suplayer dengan kaborasi bersama pemilik E- warung juga harus propesional dalam menjaga kualitas sesuai aturan yang sudah ditetapkan.ujarnya
Diakhir wawncara Asep Anwar atau Apek "Jangan sampai demi meraup keuntungan pribadi dalam upaya untuk memperkaya diri sendiri , jangan lupa ada yang harus di pertanggung jawabkan dan diperhatikan dari sisi kualitas komoditi dalam program BPNT ini, cetus asep anwar.
Saya berharap , kedepan nya penyaluran beras bantuan BPNT agar bisa selektif dalam memilih kualitas beras maupun komoditi lainya, karna mereka yang mendapatkan keluarga tidak mampu , untuk itu coba bisa lebih memanusiakan manusia dalam mendistribusikan beras ketika kelapangan , jangan sampe ini terus berkelanjutan " tandas Apek.
Pewarta : Ahmad Hilal & Asep R.