Bogor || Gardatipikornews.com -
Masyarakat masih ada yang belum memahami bahwa penanggulangan resiko bencana merupakan hal yang sangat penting dalam upaya untuk menjaga keberlanjutan dan ketahanan masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia termasuk di desa-desa. Desa Tangguh Bencana (Destana) adalah sebuah konsep dan pendekatan yang berpedoman pada Perka BNPB Nomor 1 tahun 2012 tentang Pedoman Umum Desa/Kelurahan Tangguh Bencana dan SNI 8357:2017 tentang Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana, yang bertujuan selain mengurangi Risiko Bencana juga untuk membangun Ketangguhan atau Resiliensi Masyarakat di tingkat desa. Oleh karena itulah pemerintah desa di seluruh Indonesia merasakan penting untuk membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana), maka pada hari ini, Kamis (19 Desember 2024) Pemerintah Desa Cidokom Kecamatan Gunungsindur melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pengukuhan Destana.
Sejak pagi Kepala Desa Sain Saputra SE telah hadir, didampingi Sekdes Aji Ibrahim, kasi/kaur/staf pemdes Cidokom lainnya serta Babinsa Serda Midin dan Pol. PP Woko yang menyambut kedatangan Camat Gunungsindur Jajang Dace Hatomi S.Ip, Kasi PM Ibnu Gofur, Mulyadi dari Damkar dan narasumber BPBD.
Pemdes Cidokom utamanya mengundang para Ketua Rt, Ketua Rw, Kadus, relawan Destana yang akan dikukuhkan oleh Kepala Desa. Tampak hadir Ketua TP. PKK yang juga isteri tercinta Kades Sain Saputra SE, kader Susilawati dkk.
Dalam sambutan mengawali kegiatan sosialisasi mengenai Destana Kepala Desa Sain Saputra SE menuturkan dan berharap dengan adanya pembentukan Desatana di Desa Cidokom bisa bermanfaat bagi masyarakat. Apabila terjadi bencana sudah siap siaga dan sudah dapat diterjunkan. Beliau akan memberikan instruksi relawan Destana seperti pembersihan sampah di sungai Jeletreng.
Ujar Sain Saputra SE kembali, Destana adalah kegiatan sosial, Pemerintah Desa membentuk dengan sukarela karena memang tuntutan dari warga. Sementara pembentukan Destana Desa Cidokom dikukuhkan sebanyak 20 orang terdiri dari tokoh masyarakat, pemuda, kader, dan Ketua Rt/Rw serta Kadus.
Usai sambutan Kepala Desa Sain Saputra SE, Sekdes Aji Ibrahim membacakan keputusan dan penetapan SK yang ditandatangani Kepala Desa dengan SK No. 400.9.9.2/22/kpts/12/24/19 Des tentang pengangkatan dan pengukuhan anggota Destana Desa Cidokom Kec. Gunungsindur Kab. Bogor. Yang mana Kepala Desa Sain Saputra SE, Ketua BPD Misar Kurniawan S.Pd, Sekdes Aji Ibrahim adalah sebagai Pembina.
Tim Pelaksana:
Ketua: Nalih Saman, Sekretaris: Suhanda Dinata, Bendahara: Komalasari Dewi.
Anggota: Ujang Juheri, Namad N, Suwadi, Adang/ Saim Mijar, Usdi Saprudin, Abdul Azis, Zainal Abidin, Anjas Saputra, Gunawan.
Tim Sekretariat: Riki, Ervini, Wati Susilawati, Inar.
Camat Jajang Dace Hatomi S.Ip yang hadir terburu-buru karena kegiatan yang padat, memberi apresiasi penuh kepada Pemdes Cidokom yang sudah membentuk Destana. Setelah Destana terbentuk maka akan dibentuk pula Kencana (Kecamatan Tangguh Bencana) yang pelaksananya berasal dari Destana. Koordinasi dengan kecamatan berada di Kasi PM, dan secara teknis pelaksanaan di Trantib. Jadi apabila terjadi bencana maka Pol. PP turun ke lapangan.
Perwakilan dari BPBD Kab. Bogor memberikan masukan/informasi petunjuk teknis dan penerapan perihal Desa Tangguh Bencana (Destana). Indikator Destana: Satgas Penanggulangan Bencana (PB) terlatih, Pos Komando Satgas PB, Kajian risiko bencana desa, Sistem peringatan dini, jalur evakuasi dan rambu-rambu peringatan, Sarana prasarana pendukung penyelenggaraan penanggulangan, Rencana penanggulangan Bencana Desa (RPBDes).
Pewarta: @gustion/Ari/Wahyudin