Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Berita - Berita - GTN Keagamaan - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pendidikan - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Sosial - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Sosialisasi Digitalisasi Bansos Pemerintah Desa Cogreg Dorong Penyaluran Bantuan Yang Transparan Dan Akuntabel

by Gardatipikornews.com
18 Agustus 2026 - 7 Views

Bogor || Gardatipikornews.com -- Pemerintah Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, menggelar sosialisasi digitalisasi bantuan sosial (bansos) di Aula Kantor Desa Cogreg, Selasa (18/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman aparatur kewilayahan, kader, serta Ketua RT/RW dalam pendataan dan pengusulan bantuan sosial agar lebih tertib, transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Digitalisasi bantuan sosial merupakan bagian dari upaya transformasi pelayanan sosial melalui pemanfaatan sistem digital, khususnya dalam proses pendataan, verifikasi, pemutakhiran, serta pengusulan masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Cogreg Mad Yusuf Supriatna, Sekretaris Desa Nurasim, Ketua BPD Rahmat Hidayat, Katimcam Parung Bazuri Adnan, TKSK Kecamatan Parung A. Dimyati, sejumlah anggota BPD, kepala dusun, LPM, IPSM, kader, serta para Ketua RT/RW di wilayah Desa Cogreg.

Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Cogreg Nurasim menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah memenuhi undangan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada para kader dan unsur kewilayahan dalam menyampaikan maupun mengusulkan berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.


“Terima kasih sudah memenuhi undangan. Pada hari ini kami mengundang para kader yang nantinya dapat mengajukan berbagai masalah sosial. Bapak dan Ibu juga akan mendapatkan bimbingan serta pemahaman terkait hal tersebut. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Nurasim.

Selanjutnya, Kepala Desa Cogreg Mad Yusuf Supriatna memberikan arahan mengenai pentingnya validitas data dalam pelaksanaan program perlindungan sosial.

Menurutnya, pemerintah desa perlu berperan aktif dalam membantu memastikan data masyarakat yang diusulkan untuk mendapatkan bantuan sosial benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Pemerintah desa melaksanakan sosialisasi ini berdasarkan arahan pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat, khususnya berkaitan dengan validitas data perlindungan sosial. Bapak dan Ibu nantinya akan mendapatkan sosialisasi serta pendampingan terkait data dan bantuan sosial,” jelas Mad Yusuf.

Ia menambahkan, usulan bantuan sosial yang berasal dari masyarakat melalui Ketua RT/RW dan kader perlu disusun dengan baik sehingga dapat menjadi bahan bagi pemerintah dalam melakukan verifikasi serta pemutakhiran data.

Sementara itu, Ketua BPD Cogreg Rahmat Hidayat menyambut baik pelaksanaan sosialisasi digitalisasi bantuan sosial tersebut. Menurutnya, selama ini masih banyak masyarakat yang menyampaikan berbagai pertanyaan terkait bantuan sosial, sementara informasi yang diterima di tingkat desa maupun kewilayahan terkadang belum cukup untuk memberikan penjelasan secara pasti.

“Sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Kepala Desa, kondisi di masyarakat memang seperti itu. Banyak pertanyaan dan hal yang ingin diketahui masyarakat, sementara terkadang kita sendiri belum dapat memberikan jawaban secara pasti,” ungkap Rahmat.

Ia menilai digitalisasi dapat menjadi salah satu langkah untuk memperbaiki dan menyatukan data sehingga informasi yang digunakan dalam penyelenggaraan program sosial dapat lebih terarah.

“Dengan adanya digitalisasi, diharapkan data yang berasal dari berbagai sumber dapat dikumpulkan, diperbaiki dan menjadi dasar dalam menentukan berbagai program serta pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kami dari BPD Desa Cogreg sangat menyambut baik kegiatan sosialisasi ini,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, TKSK Kecamatan Parung A. Dimyati turut memberikan paparan mengenai perlindungan sosial serta mekanisme pendataan dan pengusulan masyarakat penerima bantuan.

Paparan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian informasi dari Katimcam Parung Bazuri Adnan. Dalam pemaparannya, ia membahas berbagai hal terkait pendampingan program perlindungan sosial dan pentingnya koordinasi antara pemerintah, pendamping, serta unsur kewilayahan dalam menangani persoalan sosial masyarakat.

Selain itu, Ahmad Lubis memberikan penjelasan kepada para Ketua RT/RW dan kader mengenai penggunaan Link Perlinsos, baik untuk pengajuan secara mandiri maupun melalui agen Perlinsos.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Cogreg berharap para Ketua RT/RW, kader, dan unsur terkait dapat semakin memahami mekanisme digitalisasi perlindungan sosial, sekaligus mampu membantu masyarakat dalam menyampaikan data dan usulan secara tepat.

Digitalisasi juga diharapkan dapat memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam proses pendataan serta pengusulan bantuan sosial, sehingga program perlindungan sosial dapat lebih tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Penulis: Agustion

Publikasi  ; Red@ksi.gtn.com 

Sebelumnya
Polres Sukabumi Ungkap Penyalahgunaan LPG 3 Kg Subsidi Yang Dipindahkan Ke Tabung 12 Kg Dan 50...
Selanjutnya
Pelantikan Sekda Padang Pariaman, Bupati JKA : Perkuat Birokrasi Yang Solid Dan Berorientasi...

Berita Terkait :