Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Acara peringatan isra Miraj Dimasjid Nurul Huda Dusun II Desa Babatan Saudagar Kabupaten Ogan Ilir

by Gardatipikornews
27 Januari 2025 - 3533 Views

Babatan Saudagar || Gardatipikornews.com 

- Acarah tersebut diadakan di desa Babatan Saudagar dilaksanakan oleh PHBI peringatan hari besar Islam dan dihadiri oleh kepala Desa babatan Saudagar Muhammad Safik perangkat desa ibu ibu pengajian dan masyarakat desa Babatan Saudagar dimasjid Nurul Huda Dusun 2 desa' babatan Saudagar dengan penceramah ustadz kemas Muhammad Pahmijubairi. Pada hari Senin 27 Januari 2025 Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa penting dalam Islam yang diperingati setiap tahunnya. Peristiwa Isra Miraj sendiri merupakan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW ke langit tertinggi bertemu Allah SWT dan mendapatkan wahyu perintah sholat. Mengutip Kitab Dardir Bainama (Qisah Isra Mi'raj) oleh Syaikh Najmuddin Al-Ghaiti, peristiwa Isra Miraj bertepatan dengan tanggal 27 Rajab tahun ke-11 kenabian. Setelah kalender Hijriah ditetapkan, tahun peringatan Isra Miraj mulai dihitung berdasarkan kalender tersebut. Isra Miraj 2025 Berapa Hijriah? Mengacu pada konversi kalender Hijriah ke Masehi yang disusun oleh Kementerian Agama RI, 27 Januari tahun ini bertepatan dengan 27 Rajab atau Hari Isra Miraj. Lalu muncul pertanyaan Isra Miraj 2025 berapa hijriah? Untuk menentukan tahun Hijriah-nya, maka dapat dilihat berdasarkan konversi kalender Masehi ke Hijriah tersebut. Dari kalender konversi tersebut juga diketahui bahwa Januari 2025 masih berada 1446 H. Pergantian Tahun Baru Hijriah akan terjadi pada bulan Muharram yang jatuh pada bulan Juni 2025. Demikianlah perayaan Isra Miraj 2025 yang bertepatan pada tanggal 27 Januari 2025 masih 1446 Hijriah Kembali menyadur dari Kitab Dardir Bainama (Qisah Isra Mi'raj), Isra Miraj bermula ketika Nabi Muhammad SAW sedang beristirahat di samping Hijir Ismail namun tiba-tiba atap rumahnya tersingkap. Setelahnya, masuk Malaikat Jibril membelah dada Nabi SAW untuk menyucikan hati dan batinnya. Selanjutnya Nabi SAW menyediakan hewan buraq sebagai kendaraan karena hendak melakukan perjalanan. Nabi SAW pun naik ke atas kemudian berangkat didampingi malaikat Jibril di sebelah kanan dan Mikail di sebelah kiri. Selama perjalanan, Rasulullah SAW singgah di beberapa tempat untuk melaksanakan shalat sunnah. Tempat berhentinya Nabi SAW untuk shalat sunnah itu di antaranya Madinah tempat hijrahnya kelak, pohon tempat Nabi Musa AS berteduh ketika dikejar Fir'aun, bukit Tursina, dan tempat kelahiran Nabi Isa di Betlehem. Setiap selesai melaksanakan shalat sunah, ketiganya kemudian melanjutkan perjalanan. Di tengah-tengah perjalanan, Nabi SAW melihat sejumlah peristiwa yang mengajarkan tentang pelajaran kehidupan. Tidak lama kemudian, Rasulullah sampai di Baitul Maqdis di Palestina lalu masuk ke Masjidil Aqsha untuk mengerjakan shalat dua rakaat. Sholat ini dikerjakan berjemaah bersama malaikat dan para nabi serta rasul dengan Nabi Muhammad sebagai imam. Setelah itu, Nabi SAW menyediakan tangga terbuat dari perak dan emas yang berasal dari Surga Firdaus. Rasulullah pun naik bersama Jibril melalui tangga itu dan sampai di beberapa pintu langit dunia yang disebut Babul Hafadhah. Keduanya kemudian masuk ke pintu pertama dan bertemu Nabi Adam AS. Dia juga melihat di sisi kirinya adalah neraka, sementara kondisinya terdapat surga. Nabi SAW melanjutkan perjalanan dengan memasuki pintu kedua lalu bertemu Nabi Isa dan Nabi Yahya. Rasulullah SAW selanjutnya menuju pintu langit ketiga dan bertemu Nabi Yusuf AS ditemani sebagian umatnya. Mereka selanjutnya naik lagi ke langit keempat dan bertemu Nabi Idris. Perjalanan kembali dilanjutkan sampai ke pintu kelima yang mempertemukan mereka dengan Nabi Harun AS. Sampai di langit keenam, Nabi SAW dan Jibril bertemu dengan Nabi Musa AS. Setelah itu, Nabi SAW naik ke langit ketujuh lalu bertemu Nabi Ibrahim AS. Nabi Muhammad kemudian dibawa naik menuju Sidratul Muntaha untuk menghadap Allah SWT kemudian dia bersujud. Disana Allah SWT memberikan perintah kepada umat Nabi Muhammad SAW untuk mengerjakan sholat lima puluh waktu. Setelahnya, Nabi Muhammad pun turun dari Sidratul Muntaha dan bertemu dengan Nabi Musa AS. Dia menceritakan kewajiban sholat 50 waktu yang diperintahkan Allah SWT kemudian Nabi Musa AS meminta agar perintah itu dikurangi. Nabi SAW pun bertemu kembali menghadap Allah SWT untuk meminta keringanan. Allah SWT pun memberikan keringanan dengan mengurangi lima. Namun, Nabi Musa masih meminta Rasulullah untuk kembali menghadap Allah SWT agar perintah itu diringankan karena umat Nabi Muhammad SAW masih belum mampu mengerjakannya. Sampai pada akhirnya, Rasulullah memutarbalikkan berkali-kali hingga perintah sholat turun menjadi lima waktu. Setelahnya, Rasulullah pun ikhlas dan ridha dengan perintah sholat lima waktu tersebut. Dengan diterimanya wahyu tersebut, Nabi Muhammad SAW turun kembali ke Bumi untuk menyampaikan perintah sholat. Pewarta : DONY S.H
Sebelumnya
DPC Progib Kediri Serta Pengurus DPW Jatim Gelar Santunan Yatim...
Selanjutnya
BUPATI DPD LIRA KONKEP MENILAI, PEMERINTAH KONKEP TIDAK PATUH TERHADAP INTRUKSI...

Berita Terkait :