Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Pendidikan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Ada Apa Dengan Pondok Pesantren Darul Fikri? Pondok pesantren Putra-Putri. SMA Plus Al Raihan MDT

by Gardatipikornews
23 Juli 2024 - 540 Views

Kabupaten Sukabumi || Gardatipikornews.com

- Ada apa Dengan Pondok pesantren Darul Fikri. Pondok pesantren putra-putri SMA Plus Al Raihan, Mts darul Fikri PAUD yang beralamat di kampung cipetey Desa Neglasari kecamatan Purabaya Baru-baru ini mulai terkuak keresahan siswa dan wali murid dengan perilaku salah satu oknum kepengurusan di pondok pesantren Darul Fikri. Ada beberapa siswa yang sekolah di Mts Darul Fikri Sekaligus mondok di pondok pesantren untuk mengaji. Namun baru-baru ini siswa yang sekolah di Mts sekaligus mondok di pesantren. Dibuat resah dengan perilaku salah satu oknum pengurus pondok pesantren Keresahan yang terjadi di sekolah Mts darul Fikri berawal dari adanya tindakan perampasan barang milik pribadi sebuah telpon genggam (HP) oleh salah satu oknum pengurus pondok pesantren Perampasan barang milik pribadi sebuah telpon genggam (HP) yang dilakukan oleh seorang oknum pengurus pondok pesantren Darul Fikri bukan hanya sekedar satu. Tetapi ada beberapa HP yang di rampas bahkan keterangan dari salah seorang wali murid yang anaknya jadi korban menyebutkan. Hp yang di rampas sampai ada enam HP siswa yang di rampas. Dan anehnya setelah ada perampasan telpon genggam di sekolah yang dilakukan oleh salah satu pengurus pada anak-anak siswa. Dari pimpinan pondok pesantren pun ada mengabarkan kepada org tua siswa bahwa telpon genggam (HP) siswa di ambil dan jangan ngarepin kembali ucap pingpinan pondok pesantren Darul Fikri melalui via WhatsApp kepada orang tua siswa,, Apakah perbuatan ini memang disengaja yang di perintahkan oleh pimpinan pondok pesantren terhadap pengurus nya? Lebih ironis nya lagi telpon genggam (HP) hasil rampasan dari para siswa langsung di jual ke salah satu konter. Dan juga di jual lagi ke salah satu santri yang mondok di pondok pesantren tersebut. Dan lucu nya seorang santri yang membeli HP hasil rampasan itu di suruh ngambil Carger dan dus buk HP nya kepada orang tua siswa korban,,Ungkap nya Di tempat terpisah orang tua siswa yang enggan menyebutkan namanya menerangkan kepada Awak media, bahwa kejadian yang meresahkan di pondok pesantren Darul Fikri bukan hanya perampasan telpon genggam saja tetapi sempat ada penyitaan sebuah unit kendaraan. Sebelum merampas telpon genggam (HP) sempat terjadi penyitaan sebuah unit kendaraan bermotor kepada siswa.namun dengan kejadian ini orang tua siswa tidak terima jika anaknya harus di sita unit kendaraan bermotor. Apalagi sampai tida di kembalikan. Akhirnya orang tua siswa mendatangi kepada pimpinan pondok pesantren Darul Fikri dengan memohon-mohon supaya unit kendaraan bermotor di kembalikan kepada anaknya. Yang pada Akhirnya sebuah unit kendaraan bermotor bisa terselamatkan dan di kembalikan oleh pimpinan pondok pesantren tersebut. Pungkasnya Diwaktu yang sama salah seorang tokoh masyarakat membenarkan bahwa keresahan yang terjadi itu sangat merusak citra dunia pendidikan dan sekaligus pondok pesantren, bahkan orang tua yang tadinya mau masukin anaknya sekolah dan mondok di pondok pesantren Darul Fikri sewaktu mau ada PPDB banyak yang di batalkan karena takut kejadian tersebut berulang kembali, tandasnya Setelah banyak nya pengaduan dari orang tua siswa yang menjadi korban. Awak media mencoba mendatangi ke pondok pesantren Darul Fikri untuk melakukan konfirmasi kepada pengurus/pimpinan pondok pesantren namun sayang nya tim tidak bertemu dengan pengurus pondok pesantren Darul Fikri. Karena waktu di datangi pengurus pondok dan pimpinan tidak ada di tempat. Dengan adanya kejadian-kejadian seperti ini di tempat pendidikan yang harusnya aman dan tentram untuk menuntut ilmu kami selaku tim Awak media meminta kepada pihak kemenag sekaligus kepada APH setempat segara bertindak untuk menyelesaikan permasalah yang terjadi di pondok pesantren Darul Fikri. Supaya kejadian ini tida terulang kembali Karena Menurut hemat kami selaku awak media (HP) itu adalah hak prvasi pribadi masing masing,maka ketika merampas hak privasi orang lain sudah jelas Undang Undang dan Aturannya. ( Nuryana, @Mardi team )
Sebelumnya
Seleksi Calon Peserta.MTQ Desa Cihowe Untuk Melangkah Menuju MTQ.Kecamatan Ciseeng Dihadiri Kades...
Selanjutnya
Pembangunan Proyek TPT Desa Cibadak Kecamatan Pabuaran Langgar Spek Teknis , Pelaksanan Diduga...

Berita Terkait :