Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Anggaran Proyek Pengaspalan Jalan di Desa Warugede Diduga Melangar UU No. 14 Tahun 2008

by Gardatipikornews
13 Mei 2023 - 38 Views
Cirebon| Gardatipikornews.com- Kirun salasatu tokoh masyarakat pemerhati menjelaskan  Salahsatu tujuan kucuran Dana Desa (DD) adalah untuk pemeratahan pembangunan infrastruktur dan ekonomi. Pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan maupun prasarana sejenis diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan harus jelas penggunaannya untuk apa dan harus dipasang papan informasi publiknya. Warga Warugede merasa senang Pasalnya, ada pengaspalan didesanya berharap jalan jadi bagus dan mulus jalannya dengan kehadiran jalan yang refresentatif maka distribusi barang dan hasil pertanian masyarakat desa lebih cepat dipasarkan. Lancarnya alur distribusi barang bisa terwujud jika jalan atau jembatan tersedia dengan mulus. Hanya saja, dalam prakteknya, banyak proyek pengerjaan jalan yang menyisakan sejumlah masalah. Salah satunya seperti yang terjadi di desa Warugede, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon. proyek peningkatan jalan desa setempat dengan pengaspalan hotmix yang dibiayai DD tidak jelas, Diduga dari anggaran Jin Iprit Buktinya hingga pengerjaan pengaspalan jalan selesai warga setempat tidak mengetahui anggarannya dari mana,  Papan plang proyek yang biasanya terpampang di lokasi pekerjaan tidak ditemukan ternyata sengaja tidak dipasang tentunya akan menimbulkan kecurigaan grafitikasi atau mar up anggaran. Awak mediapun  mencoba menelusurinya selama dua hari, namun tetap papan proyek pengaspalan itu tidak ada. Ketika dikonfirmasi ke pemerintah desa setempat, kuwu Desa Warugede sedang umroh. Sementara, perangkat desa lain mengatakan bahwa papan proyek pengaspalan tersebut belum dipasang atau dengan sengaja ngga mau dipasang “Ya, papan proyek pengaspalan jalan itu ada dan memang belum dipasang,” ujar seorang perangkat desa. Dilain pihak, warga setempat sangat menyayangkan tidak adanya papan proyek tersebut. Menurut warga berinisial  (A) yang namanya minta dirahasiakan mengatakan, seharusnya jika kuwu sedang umroh maka, sekretaris desa atau perangkat lain bisa bertangggungjawab untuk pemasangan papan proyek, jumat (12/5/2023). “Kalau begini adanya, kami masyarakat hanya bisa menduga-duga ada apa pengaspalan jalan kok tidak dipasang plang. Berapa anggaran yang dihabiskan dan dari mana sumbernya kami selaku warga tidak tahu katanya". Ia pun meminta agar kedepannya setiap ada proyek papan plang harus dipasang hal ini untuk menghindari kecurigaan warga terhadap penggunaan anggaran. menyebutkan pihaknya selaku warga yang awam pada saat melihat pembangunan jalan tersebut  sudah menduga pembangunannya tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB). Ujar (A) kenapa tidak sesuai dengan RAB Karena tidak adanya keterbukaan publik atau papan informasi publiknya gak ada gak dipasang. ( Pewarta-Agung&Babil | Red@ksi@GTN )
Sebelumnya
TNI AL Lanal TBA Lepaskan Tukik di Perairan Pulau...
Selanjutnya
Kapolda Sumsel Beserta Para PJU Polda Sumsel Kunker ke Polres OKU SELATAN Dalam Rangka Meninjau...

Berita Terkait :