Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Pendidikan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Bendungan Irigasi Di Curugkembar Jebol Diterjang Hujan Deras, 30 Hektare Sawah Terdampak

by Gardatipikornews.com
25 Mei 2026 - 29 Views

Kab.Sukabumi,  Jawa Barat || Gardatipikornews.com -- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, sejak Minggu (24/5/2026) siang menyebabkan satu unit bendungan irigasi di Kampung Pasir Bajing, RT 03/RW 03, Desa Sindangraja, roboh dan terbawa arus air, Senin (25/5/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Akibat kejadian tersebut, aliran irigasi yang mengairi lahan pertanian warga terganggu. Sedikitnya tiga kampung terdampak, yakni Kampung Pasir Bajing RT 03/RW 03, Kampung Cikonyal RT 02/03, dan Kampung Bojong Kalapa RT 01/03, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar.

Selain merusak bendungan, bencana ini juga berdampak pada sekitar 30 hektare lahan pertanian milik warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi dalam kejadian tersebut.


Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Curugkembar, Suryana, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi menjadi penyebab utama robohnya bendungan tersebut.

“Curah hujan cukup tinggi terjadi sejak Minggu siang hingga malam hari. Debit air meningkat dan akhirnya bendungan tidak mampu menahan arus sehingga roboh terbawa air sekitar pukul 00.30 WIB,” ujar Suryana, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, hingga saat ini kondisi di lokasi masih belum dilakukan penanganan karena cuaca masih diguyur hujan lebat dan petugas masih melakukan assessment lanjutan.

“Tim gabungan bersama perangkat desa, unsur kecamatan, Koramil, Polsek, Tagana dan masyarakat sudah berada di lokasi untuk melakukan pendataan serta koordinasi penanganan darurat. Kami juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan,” katanya.

Untuk penanganan sementara, BPBD Kabupaten Sukabumi melalui P2BK Curugkembar mengusulkan sejumlah kebutuhan darurat berupa 500 karung, 25 batang paralon besar, 50 beronjong, serta material batu pecah guna perbaikan tanggul dan saluran irigasi yang rusak.

Data kerugian akibat bencana tersebut hingga kini masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.

Jurnalis : @MardiGTN.com

Publikasi : Red@ksi.gtn.com*

Sebelumnya
Geger! Oknum Tokoh Di Babakan Madang Bogor Diduga Teror Istri Orang Lewat SMS Mesum, Modus Urus AJB...
Selanjutnya
Rapat Anggota Tahunan Thn. Buku 2025 Koperasi Desa Merah Putih Cibeuteung Muara Dihadiri Kepala...

Berita Terkait :