Tangerang | Gardatipikornews.com – Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB), kecamatan pasar Kemis, semangat menggalang dana untuk korban bencana alam ci anjur Jawa barat.
Lokasi penggalangan dana tepatnya di sekitar area pasar Kemis, demi membantu saudara-saudara korban yang terkena bencana, tetap berjalan dengan lancar dan aman terkendali, Minggu (27/11/2022).
Penggalangan dana tersebut dipimpin langsung ketua dpac Bppkb pasar Kemis Edwin medi yang sering di panggil damsik.
“Aksi kemanusiaan ini adalah kolaborasi semua ketua DPRT BPPKB se kecamatan pasar Kemis.
Lanjut damsik , bahwa bantuan ini adalah kontribusi dari Jajaran Giat kemanusiaan yang ada di kecamatan pasar Kemis kabupaten Tangerang Banten, aksi penggalangan dana bantuan ini, turun langsung kejalan, baik berupa uang tunai, pakaian bekas layak pakai, maupun bahan-bahan sembako lainnya dari masyarakat.
Aksi yang dilaksanakan oleh sekitar ratusan pengurus dan anggota BPPKB dpac pasar dan Jajaran Ranting,
Para penggalang aksi ini berharap bantuan dapat menjangkau keseluruh masyarakat cianjur yang terdampak bencana alam gempa bumi.
“Dimana kita ketahui sebelumnya gempa yang berkekuatan 5,6SR dan gempa susulan 3,3 SR mengguncang cianjur provinsi Jawa barat sesaat setelah gempa besar merobohkan bangunan rumah penduduk cianjur hingga ratusan meter yang terjadi mengakibatkan banyaknya korban jiwa beserta harta benda.
Oleh karena itu dengan bantuan alakadarnya ini diharap mampu memberi manfaat dan semangat bagi mereka yang mendapat musibah,” Ujarnya
Hal senada disampaikan oleh tujuh (7), ketua DPRT BPPKB aksi kolaborasi antara DPAC Dan DPRT Giat ini untuk meringankan dan memberikan agar donasi kemanusiaan yang telah terkumpul secepatnya tersalur ketangan para korban.
“Jerit-tangis penduduk cianjur yang telah kehilangan sanak-saudaranya, tempat tinggalnya, dan harus menahan rasa lapar, serta menahan rasa sakit dan dingin akibat tertimpa reruntuhan bangunan, tidak ada tempat tinggal, tidak ada bahan makanan, dan tidak ada untuk tidur , hal inilah yang membuat hati kami teriris.
Walaupun diguyur hujan ini belum seberapa dibandingkan dengan derita yang mereka alami.” Ucapnya.
(
Pewarta : Ibrahim@gtn_banten
)
Sebelumnya
*Akibat Tingginya Inflasi di Kabupaten Banggai, 150 Orang Nelayan di Jaya Bakti Ditetapkan Sebagai...
Selanjutnya
Paguyuban Swadaya Bersatu Resmikan Betonisasi Jalan Lingkungan Swadaya Ke 12 Kampung Babakan...