Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Pendidikan - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Dalam Rangka Penyerapan Aspirasi Masyarakat, Dprd Purwakrta Praksi Gerindra Lakukan Reses Di Desa Pasawahan.

by Gardatipikornews
21 Maret 2022 - 488 Views
Purwakarta | Gardatipikornews.com -Anggota DPRD Purwakarta Fraksi Gerindra Said Ali Azmi Beserta timses juga kepala desa, staf desa dan para kader menghadiri kegiatan Reses yang ke 1( satu) di tahun 2022, di desa pasawahan, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, Kamis (17/03/20 “Kegiatan reses merupakan amanah undang-undang bagi setiap anggota dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat, meskipun masih dalam suasana pandemi covid, kami sebagai anggota dewan perwakilan rakyat di kabupaten Purwakarta ini, berkewajiban untuk menampung aspirasi rakyat di wilayah dapil 3 ( tiga)", ujar said. " Aspirasi yang di serap dari masyarkat, seperti tadi yang di sampaikan masalah pendidikan, kesehatan, biaya operasional ambulan juga dari kelompok tani, mengatakan bahwasanya masih ada keluhan - keluhan mereka yang harus sikapi bersama, harus kita bantu gimana cari solusinya, Seperti biaya operasional mobil ambulan masih sangat minim, ini sebenarnya bukan hanya di desa pasawahan saja, tapi hampir seluruh desa yang berada di kabupaten Purwakarta ini mengeluh tentang kurangnya untuk biaya operasional ambulan yang berada di desa. Sementara pemerintah menganggarkan hanya dari DBHP dengan nilai RP 10 000 000,- (sepuluh juta rupiah), Rp 2 000 000,- ( dua juta rupiah) untuk driver sisanya di pergunakan buat apa saja, ini memang kita bisa melihat bahwasanya dana operasional tersebut sangat minim dan perlu biaya tambahan, Ketika kita menerima aspirasi seperti ini, tentunya kita harus sampaikan kepemerintah daerah dan harus di sikapi untuk bisa memberikan solusinya," paparnya. Di singgung masalah menyikapi keluhan masyarakat seperti apa, Said juga menjawab, "yaitu terkait tadi masalah ambulan dengan bahan bakarnya ini juga saya belum tahu ini bagaimana permasalahanya, tapi insya Alloh Minggu waktu dekat ini saya akan mencari informasinya, apakah ini prosesnya seperti apa, tapi yang jelas kita tidak mau ada masyarakat yang kita tuh diam saja,. Aspirasi ini yang sudah di catat oleh pendamping saya, akan jadikan rujukan dan bahan saya, ketika rapat nanti saya sampaikan ke seketariat dan itu nanti akan diakomodir di jadikan salah satu usulan pertemuan dengan pemerintah daerah".pungkasnya.

Pewarta : ( Tole dan tim )


Redaktur : Azis


Sebelumnya
FKKB Sangat Kecewa Ketidakhadiran BPPKAD, BAPPEDA, Inspektorat dan Eksekutif Kabupaten...
Selanjutnya
Miris! Warga miskin di Blora ini Tak Tersentuh Bantuan...

Berita Terkait :