Sukabumi, Gardatipikornews.com
- Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah telah menggelotorkan Bantuan Dana BOS Oprasional Dan sebagian ada untuk pemeliharan, disini salah satu nya sekolah SMPN 4 Kecamatan Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi yang menjadi tanda tanya dimana pengelolaan dan penggunaan di indikasikan diduga tidak sepenuh nya tepat sasaran.Senin, 18 / 10/ 21 Salah satu bentuk tidak tepat sasaran tersebut karena ketika melihat dari kondisi bangunan, yang terkesan kurang ada nya perawatan sekolah salah satunya pelapon yang sudah rusak, kayunya dah lapuk, dan kelihatan nya seperti bangunan kumuh, Seperti Sekolah yang tidak terurus. Diduga Dana BOS untuk penggunaan pemeliharaan disinyalir tidak transparan yang di lakukan oleh Kepala Sekolah SMPN 4 Jampang Tengah dari hasil temuan wartawan dilapangan kami mencoba menghubungi Kepsek SMPN 4 Kecamatan Jampang Tengah lewat telepon seluler tetapi sedang tidak aktif,kami hanya sebatas mau klarifikasi sekaligus konfirmasi terkait penggunaan Dana BOS untuk Pemeliharaan Sekolah yang menjadi sorotan awak Media. "Seperti apa penyusunan RAKS di SMPN 4 Jampang Tengah tidak mengalokasikan untuk pemeliharaan Sekolah. " Dikemanakan Dana BOS untuk Pemeliharaan Sekolah dan di kemanakan Dana untuk Penanganan Covid-19 seperti Wastafel untuk cuci tangan tidak ada, Pembelian Masker, Pulsa Untuk guru yang setiap bulan di Anggarkan diduga LPJ laporan pertanggung jawaban ke Dinas di Duga Fiktip. "Kami mohon sebagai Sosial Kontrol berharap ada tindak lanjutnya ke Kepala Bidang DISDIK Kabupaten Sukabumi secepatnya di klarifikasi terkait Dugaan Dana BOS SMPN 4 Jampang Tengah untuk pemeliharan Sekolah dan penanganan Covid- 19 yang diduga tidak dialokasikan dan tidak transfarannya penggunaan Bos, kami mohon Kepada Satuan Reserse Kiriminal Khususnya Tipikor Kabupaten Sukabumi ,insfektorat Khusus IRBANSUS Kabupaten Sukabumi ,Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi dan Dinas Pendidikan memeriksa terkait penggunaan BOS di SMPN 4 Jampang Tengah. Reporter : Yopi GTN