Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Diduga Pengerjaan Rehabilitasi TPT Dikerjakan Asal Jadi Dan Kurangnya Pengawasan Dinas PU, Cek Faktanya

by Gardatipikornews
02 Februari 2022 - 360 Views

SUKABUMI |GARDATIPIKORNEWS.COM


- Disinyalir akibat tidak mengutamakan kualitas dan kuantitas pekerja Rehabilitasi Talud Penahan Tanah (TPT) di Kp. Ciseureh, RT03/03, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, yang bersumber dari Angaran APBD dengan anggaran Rp. 100.000.000,- yang baru selesai dibangun sebagian TPT-nya mengalami ambruk. Menurut salah satu warga yang enggan di sebut namanya, ambruknya TPT tersebut diduga akibat kurangnya pemakaian semenisasi dan galian pondasi kurang dalam. Sebenarnya rehabilitasi TPT tersebut baru beres kurang lebih 30 hari dikerjakan namun sudah ambruk dan retak-retak. Ambruknya TPT tersebut dan retak akibat pembangunan TPT dikerjakan asal -asalan, sehingga mengakibatkan pekerjaan tersebut amburadul, kualitas tidak di utamakan pekerjaannya buruk, (senin, 01-02-2022). “Diduga akibat lemahnya dan kurangnya tanggung jawab dari pihak PPK, Dinas dan Kontraktor, mengakibatkan proyek yang baru selesai di bangun 30 hari lalu hasilnya sudah hancur dan rusak. Ini diakibatkan kualitas bangunan tidak bagus, seperti komposisi untuk adukan yang tidak sesuai dan pasir juga tidak bagus. Padahal usia proyek ini belum sampai 1 tahun, tapi anehnya sudah mulai ambruk. Meskipun menggunakan dana begitu besar untuk mengerjakan TPT ini, proyek tersebut seperti menghambur-hamburkan uang negara,” pungkasnya Kami, awak media meminta konfirmasi via whatsapp, Kepada kabid PU melaporkan terkait pekerjaan rehabilitasi TPT di lapangan yang dikerjakan oleh pihak ke-tiga, bahwa pekerjaan tersebut tidak maksimal dan tidak sesuai dengan RAB sehingga Pembangunan TPT itu jadi mudah roboh dan pihak Dinas akan mempertemukan kami awak media dengan pihak ke-tiga (pemborong). Sampai berita ini di publikasikan, kami awak media belum bertemu untuk meminta keterangan (konfirmasi).(Red)
Sebelumnya
Bulan Rajab Menjadi Momen Penting Bagi Umat Islam di...
Selanjutnya
Koramil 0621- 22/Parung Monitor Rapat Desa Waru Jaya Kecamatan Parung Penetapan Keluarga Penerima...

Berita Terkait :