Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Diduga Penilik Paud Kecamatan Pabuaran Kabupaten Sukabumi Pungli insentif guru paud 

by Gardatipikornews
26 Januari 2022 - 613 Views

Sukabumi , Gardatipikornews.com


- Salah satu guru paud kec.pabuaran kab.sukabumi yang tidak mau disebut namanya; menjelaskan. Pada hari Jum'at 21 Januari 2022 mendapat insentif sebesar 2.400.000 Dari pusat khusus guru notabene paud kelompok bermain(KB) untuk kecamatan Pabuaran ada 14 guru yang mendapatkan insentif tersebut. Hari Jum'at mencairkan dana insentif tersebut ke bank,setelah dari bang langsung menemui penilik dan memberikan uang senilai 200.000 per orang guru,dengan dasar uang tersebut untuk biyaya SPJ.Dan penilik menganggarkan meminta Kepada tiap lembaga paud 5 persen dari BOP,yang realisasinya per enam bulan sekali,bapa bisa hitung kalo 10 juta saja dari satu paud anggaran BOP tersebut 500.000 Ribu,sedangkan ada 43 lembaga paud se kec Pabuaran,bapa bisa hitung berapa besaran uang pungutan tersebut.ucapnya. Ditemui ditempat yang berbeda penilik paud kec Pabuaran Sumarna S.pd menerangkan;,pada malam Kamis saya mendapat wa dari kementrian bawa guru paud KB mendapat insentif sebesar 2.400.000 per tahun,dan saya impormasikan kepada guru yg mendapatkan insentif tersebut,bahwa setelah uang diterima harus membuat SPJ,dan SPJ nya seperti ini,tetapi semua keberatan untuk pembuatan SPJ tersebut,bagaimana Pk kalau dikolektipkan untuk pembuatan SPJ itu,kata salah satu guru,dan pada akhirnya SPJ dibuatkan sama saya sendiri untuk 14 org tersebut. Lanjut Sumarna",untuk pembuatan SPJ tersebut ada beberapa hal yang dibutuhkan seperti materai dan yang lainnya,dan untuk mengantarkan SPJ tersebut kan harus pake bengsin juga,tuturnya. Dan setelah guru mencairkan uang tersebut guru"itu datang ke kantor untuk menandatangani SPJ yang saya buat dan memberikan uang 200.000 tersebut,,karena mereka mungkin bukan g bisa membuat SPJ tetapi tidak mau ribet saja mungkin,dan SDM pun diantaranya tidak memenuhi untuk pembuatan SPJ karena guru"paud di kec Pabuaran lulusan SDN saja ada,bahkan mayoritas paket. Terkait BOP pun sama pembuatan SPJ slu d kolektipkan karena itu tadi SDM yang kurang memadai,dan terkait 5 persen karena paud itu kelembagaan,yang tentunya banyak kebutuhan kegiatan gegiatan yg tak terduga,,salahsatu nya seperti MTQ yang sekarang berlangsung,nah uang dari situ yang diberikan. Bahkan saya selalu bilang kepada Himpaudi jangan kosong uang tersebut soalnya ketika ada kegiatan yg tak terduga atau misal ada murid yang sakit,bisa uang itu digunakan ...jelasnya... Sungguh sangat ironis,seorang penilik untuk pembuatan LPJ dan mengantarkan nya,karena untuk bengsin,meminta kepada seorang guru yang insentip setiap bulanya gaya 100.000,dan insentif 200.000 perbulan itu hanya untuk guru Kelompok Bermain saja(KB) Yang realisasinya pun satu tahun sekali..memprihatin kan. Pewarta : Arus & Lutfi yahya
Sebelumnya
Kelompok Berkah Tani Desa Cijurey Mendapat Bantuan Ternak...
Selanjutnya
*Terbukti Gelapkan PIP Prawoto Lengser Dari Kepala...

Berita Terkait :