Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

EIMPI GELAR AKSI DEMONSTRASI DAN PELAPORAN RESMI DI KEJAKSAAN AGUNG RI DAN KEMENTERIAN DESA PDT RI, DESAK AUDIT DANA DESA PUDARIA JAYA Rp2,82 MILIAR

by Gardatipikornews.com
22 Juni 2026 - 32 Views

Jakarta || Gardatipikornews.com -- East Indonesia Malaca Project Institute (EIMPI) menggelar aksi demonstrasi dan pelaporan resmi di Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia terkait pengelolaan Dana Desa Pudaria Jaya, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Aksi yang dipimpin langsung oleh Jenderal Lapangan (Jendlap) Indra Dapa Saranani tersebut bertujuan mendorong aparat penegak hukum dan instansi pengawas pemerintah untuk melakukan audit serta pemeriksaan menyeluruh terhadap penggunaan Dana Desa Pudaria Jaya Tahun Anggaran 2022–2025.

Dalam orasinya, Indra Dapa Saranani menyampaikan bahwa berdasarkan data penyaluran Dana Desa yang dipublikasikan pemerintah, Desa Pudaria Jaya menerima Dana Desa sebesar Rp698.656.000 pada tahun 2022, Rp707.514.000 pada tahun 2023, Rp714.958.000 pada tahun 2024, dan Rp703.166.000 pada tahun 2025.

"Total Dana Desa yang telah diterima Desa Pudaria Jaya selama empat tahun mencapai Rp2.824.294.000. Oleh karena itu, kami meminta adanya audit dan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan seluruh anggaran tersebut dikelola secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan perundang-undangan," tegas Indra Dapa Saranani.

Di Kejaksaan Agung RI, massa aksi menyerahkan laporan resmi dan mendesak Jaksa Agung melalui JAM PIDSUS untuk melakukan telaah, penyelidikan, dan pemeriksaan terhadap penggunaan Dana Desa Pudaria Jaya Tahun Anggaran 2022–2025.

Selanjutnya, di Kementerian Desa PDT RI, massa aksi menyerahkan laporan kepada Inspektorat Jenderal Kemendes PDT RI dan mendesak dilakukannya audit investigatif terhadap berbagai program yang dibiayai Dana Desa, termasuk program pembangunan infrastruktur desa, bantuan pemberdayaan masyarakat, penyertaan modal BUMDes, program kesehatan, pendidikan, serta kegiatan operasional pemerintahan desa.

EIMPI juga meminta agar dilakukan pemeriksaan terhadap program Penyertaan Modal BUMDes Tahun 2025 sebesar Rp140.633.200, program keadaan mendesak yang dianggarkan setiap tahun, serta berbagai kegiatan pembangunan jalan desa, jalan lingkungan, sanitasi, drainase, dan program pelayanan masyarakat lainnya.

Menurut Indra Dapa Saranani, langkah pelaporan dan aksi demonstrasi tersebut merupakan bagian dari upaya masyarakat sipil dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas penggunaan keuangan negara di tingkat desa.

"Kami menghormati asas praduga tak bersalah. Oleh karena itu, kami meminta aparat yang berwenang melakukan audit dan pemeriksaan secara profesional sehingga seluruh penggunaan Dana Desa dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat," ujarnya.

EIMPI menegaskan akan terus mengawal proses tindak lanjut laporan tersebut hingga adanya kejelasan hasil pemeriksaan dari instansi yang berwenang.

Jenderal Lapangan : Indra Dapa Saranani

East Indonesia Malaca Project Institute (EIMPI)

Sebelumnya
Pebisnis Jasa Legalitas Nasional Jadi Garda Terdepan Bantu Pengusaha Wujudkan Bisnis Legal & Taat...
Selanjutnya
Anggota DPRD Pamekasan Diperiksa KPK, RAJAWALI Jatim: Diamnya Pimpinan Bukan Solusi, Harus...

Berita Terkait :