Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Gabungan Ormas Soroti Motif Kritik Ketua Komisi II DPRD Soal RSUD Palabuhanratu

by Gardatipikornews
16 Mei 2025 - 685 Views

Kabupaten Sukabumi,  Jawa Barat || Gardatipikornews.com -- Kritik keras yang dilontarkan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, terhadap pelayanan RSUD Palabuhanratu menuai respons dari sejumlah elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Dadang, perwakilan Gabungan Ormas Perguruan Bersatu Palabuhanratu Raya, Matasosial, Jumat (16/5/2025).

Dadang wahyu mengaku menyayangkan pernyataan Hamzah yang menyoroti buruknya pelayanan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut, terutama dalam hal ketersediaan obat. Ia menilai kritik sah-sah saja, namun harus bebas dari kepentingan tersembunyi.

“Kritik itu boleh, bahkan penting untuk membangun agar pelayanan jadi lebih baik. Tapi kalau ujung-ujungnya ada kepentingan pribadi, itu yang kami sesalkan,” kata Dadang saat dimintai tanggapan, Jumat (16/5/2025).

Ia menyinggung dugaan keterlibatan pihak tertentu dalam pengelolaan jasa kebersihan di RSUD Palabuhanratu, yang diduga memiliki kaitan dengan pihak yang mengkritik rumah sakit tersebut.

“Sekarang cleaning service di RSUD katanya malah dipegang oleh orang dekat yang bersangkutan. Kalau begini, kritik itu jadi tidak murni lagi. Justru ini yang perlu dicermati,” ujarnya.

Dadang juga menilai bahwa pernyataan yang menyebut Direktur RSUD memperkaya diri adalah tudingan yang sangat serius dan harus disertai bukti kuat.

“Kalau sampai menuduh Dirut memperkaya diri, itu tudingan berat. Harus bisa dibuktikan, jangan asal bicara. Jangan sampai ini jadi fitnah yang merugikan institusi dan pribadi orang lain,” tegasnya.

Menurutnya, RSUD Palabuhanratu masih menjadi salah satu rujukan utama masyarakat dan telah berupaya maksimal dalam memberikan pelayanan, meski masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi.

“Kalau ada kekurangan, ayo kita benahi bareng-bareng, bukan dengan saling tuding yang berujung pada kepentingan,” pungkasnya.

( @Agon GTN**

Sebelumnya
Dukung BBGRM, Jajaran Babinsa Kodim Bojonegoro Karya Bakti Bersama...
Selanjutnya
GK SULTRA : Akan Unras Dan Pelaporan Di Kejati Sultra Terkait DD TA 2024-2023 Desa Cialam Jaya...

Berita Terkait :