Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Geger Solar Oplosan Di Dumai, Maung Riau Menggertak Minta Pertamina Dan BPH Migas Diperiksa!

by Gardatipikornews.com
13 September 2025 - 148 Views

Dumai, Riau || Gardatipikornews.com -- Kota Dumai tengah dihebohkan dengan temuan solar yang diduga telah dicampur atau dioplos di salah satu SPBU di wilayah tersebut. Temuan ini mencuat setelah masyarakat melaporkan adanya perbedaan warna mencolok pada bahan bakar solar yang didistribusikan, yang dinilai tidak sesuai dengan standar warna solar pada umumnya.

Warna yang tidak lazim ini menimbulkan kecurigaan akan adanya indikasi percampuran bahan atau kemungkinan penurunan kualitas solar yang dipasok oleh PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Dumai ke Depot Pertamina Dumai, sebelum akhirnya disalurkan ke SPBU-SPBU.

Menanggapi isu ini, Ketua DPD LSM MAUNG

Provinsi Riau, Wan Ade Syahputra, menyuarakan keprihatinannya secara tegas. Ia meminta BPH Migas segera turun tangan untuk melakukan investigasi menyeluruh, termasuk uji laboratorium terhadap kelayakan solar yang beredar di Kota Dumai.

“Kami minta aparat yg berwenang, BPH Migas segera turun ke Dumai. Lakukan investigasi, uji lab, dan pastikan apakah ada unsur kecurangan dalam distribusi solar ini. Jangan sampai ada permainan dari pihak PT KPI Dumai, Depot Pertamina Dumai, atau SPBU-SPBU nakal yang ingin meraup keuntungan pribadi dengan mengorbankan masyarakat,” tegas Wan Ade, Jumat (12/9/2025).

Ia juga menambahkan bahwa perbedaan warna solar ini bukan hal sepele, karena dapat mengindikasikan campuran bahan lain yang berbahaya atau menurunkan performa kendaraan dan alat berat yang menggunakannya. Hal ini, menurutnya, bisa berdampak serius pada sektor transportasi, industri, hingga perekonomian masyarakat.

LSM MAUNG RIAU mendesak agar pihak berwenang bertindak cepat dan transparan dalam menangani kasus ini. Jika terbukti ada unsur kecurangan, Wan Ade mendesak agar sanksi tegas diberikan kepada semua pihak yang terlibat, demi menjaga integritas distribusi BBM nasional dan melindungi kepentingan masyarakat.

Penulis : TIM LSM MAUNG

Sumber : DPD LSM MAUNG RIAU

( @Red@ksi.gtn.com**


 

.

Sebelumnya
Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025 Polresta Banyuwangi Sita 150 Gram Sabu Dan 159 Ribu Okerbaya...
Selanjutnya
FRJRI Minta Presiden Hingga Kapolri Kawal Kasus Bang...

Berita Terkait :