LOMBOK NTB | Grdatipikornews.com - Selasa 11/10/2022 ,Adanya dugaan penyergapan yang dilakukan aparat terhadap 3 oknum anggota DPRD asal NTB yang kedapatan mengkonsumsi Narkoba pada saat menjalankan tugas Kunjungan Kerja (Kunker) ke Jakarta beberapa waktu lalu,kini tersebar dan menjadi viral serta menjadi perhatian publik terutama dikalangan Masyarakat nusa Tenggara Barat (NTB).
Berita ini mulai viral setelah isu dicokoknya wakil rakyat yang duduk di gedung Udayana yang berjumlah 3 orang ini dimulai dari sebuah postingan di Watsapp An. Fihir logis di WA grup Pojok NTB.
Dalam sebuah postingan yang discrehot dan sedang menjadi pembahasan publik di NTB, Fihir Logis ini membuat sebuah postingan dengan menulis sebuah permohonan meminta penjelasan yang dituju kepada Ketua DPRD NTB(Hj.Isvie Rupaeda) sebagai berikut :
“MOHON PENJELASAN IBU KETUA @ISVIE RUPAEDAH ADA KABAR ANGIN YANG MASUK KESAYA. KALAU KEMARIN PADA SAAT ANGGOTA DPRD PROVINSI NTB KUNKER KEJAKARTA, ADA TIGA ORANG DIDUGA OKNUM ANGGOTA DPRD PROVINSI NTB KECIDUK MEMAKAI NARKOBA, DAN DITEBUS 150 JUTA/ORANG. SAYANGNYA DIDUGA OKNUM ANGGOTA INI, DUA ORANG ITU DARI PARTAI BERASAL NASIONALIS RELIGIUS DAN SATU ORANG BERASAL NASIONALIS.
GAWAT MENTAL WAKIL RAKYAT KITA.
Atas postingan pesan tersebut menuai banyak tanggapan para anggota di WA Grup Pojok NTB yang berasal dari berbagai unsur, juga elemen masyarakat, demikianpun halnya saat pesan screnshoot tersebut menjadi pembahasan di grup WA Jurnalis dan Anggota DPRD NTB. Isu inipun menjadi semakin mengembang dan meluas sertab menjadi suatu pembahasan hangat, namun hingga saat ini menurut keterangan singkat Ketua DPRD NTB (Hj. Isvie Rupaeda) melallui pesan WA pribadi mengatakan, peristiwa ini masih belum berani dipastikan dikarenakan masih sedang dicari fakta ataupun kebenaran atas isu yang tengah beredar.
Isyu ini pun kemudian mulai diangkat beritanya oleh salah satu media online NTB, dan disebar luaskan sampai tembus ke salah satu WAgroup Nasional " ISTANA NKRI BERITSATU.Seperti yang dilansir dari salah satu media, disebutkan bahwa , Mukmin, SH secara tegas mendesak kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk segera melakukan tes urine terbuka pada seluruh anggota DPRD NTB. “Jangan ada diskriminasi dan kesan istimewa, lantaran mereka anggota dewan”, tegas aktifis Anti Narkoba sekaligus Direktur Lembaga Studi Profesi Hukum (LSPH).
Justru para wakil rakyat, harus memberikan contoh terbaik pada masyarakat. Karena mereka ini digaji dari pajak rakyat, disertai sejumlah fasilitas yang luar biasa,
Iapun mengatakan tengah berkordinasi, untuk menggelar aksi unjuk rasa terkait hal tersebut (Kasus dugaan pencokokan) oknum wakil rakyat yang diduga memakai Narkoba, hal ini bakal menjadi kunci untuk menguak sederet skandal Amis yang terjadi digedung Udayana mendera DPRD NTB, papar Mukmin, SH pada media pusaranntb,
(
pewarta : Agus H | Red@ksi.gtn.com
)
Sebelumnya
Ini Harapan Ketua SBMI NTB " kemenaker RI Tindak Tegas PT Bagoes Bersaudara Cabang Lombok...
Selanjutnya
Pertama di Indonesia, Kota Bogor Akan Miliki Perda...