Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Jadwal Ramadhan Tahun 2025 M, Penanggalan Kalender Islam 1446 Hijriyah

by Gardatipikornews
25 Februari 2025 - 3350 Views

Nusa Tenggara Barat || Gardatipikornews.com

  - 25/02/2025. Bulan Ramadhan adalah Bulan Istimewa bagi seluruh Ummat Muslim di Dunia. Salah satu keistimewaannya adalah dosa-dosa di masa lalu diampuni, terbukanya pintu surga dan pintu neraka ditutup, setan-setan dibelenggu, waktu dikabulkannya doa, bulan turunnya malam seribu bulan (Lailatul Qadr), penghuni neraka dibebaskan. Selain itu juga, keutamaan dari bulan Ramadhan adalah doa orang berpuasa dikabulkan, mendapatkan pahala yang sama ketika memberi hidangan berbuka puasa kepada orang yang berpuasa, mendapatkan pahala seperti haji bagi mereka yang umrah pada bulan Ramadhan, dan lain sebagainya. Penanggalan dalam kalender islam, jadwal bulan Ramadhan tahun 2025 masehi berdasarkan kemungkinan Rukyatul Hilal Global, meliputi tahun hijriyah; 1446-1447 hijriyah, awal Ramadhan tiba pada hari Sabtu, 01 Maret 2025. Hari Pertama Puasa Ramadan. Kemudian pada hari Kamis, 17 Maret 2025 Nuzulul Qur'an, tanggal 21-30 Maret 2025 merupakan 10 Hari Terakhir Ramadan. Dan diperkirakan pada hari Senin, 31 Maret 2025 merupakan Awal Bulan Syawal (Hari Raya Idul Fitri 1446 H tahun 2025 M). al-habib.info/kalender-islam/global Islam di Indonesia berdasarkan dalam hal DENOMINASI, mayoritas (+99%) adalah Muslim Sunni, sementara 1-3 juta (1%) adalah Syiah. Dari segi mazhab fikih, berdasarkan statistik demografi, +99% umat Islam Indonesia sebagian besar mengikuti mazhab Imam Syafi'i, meskipun ketika ditanya, +56% lainnya tidak mengikuti mazhab tertentu. Kecenderungan pemikiran dalam Islam di Indonesia secara garis besar dapat dikategorikan menjadi dua orientasi: "modernisme", adalah yang menganut erat teologi ortodoks sambil merangkul pembelajaran modern, dan "tradisional", yang cenderung mengikuti interpretasi tokoh agama setempat dan ustadz di pesantren. Ada juga kehadiran penting secara historis dari bentuk sinkretis Islam yang dikenal sebagai kejawen. wikipedia.org/wiki/Islam_di_Indonesia. *.(GTNLasmana)
Sebelumnya
Rapat Persiapan Sertijab Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Masa Jabatan...
Selanjutnya
Naik!! Harga Beras, Cabai Dan Minyak Goreng Menjelang Ramadhan 1446H...

Berita Terkait :