Sambil menyeruput kopi hitam ditemani beberapa potong gorengan dan sebungkus rokok, GTN mendengar penuturan Rudi yang usianya relatif masih muda.
"Saya awal bekerja Tahun 2009 di sebuah perusahaan sparepart Toyota sampai 2015." tutur Rudi pada awak media. Kemudian pemilik perusahaan mengarahkan saya untuk memegang sparepart otomotif Nissan. Bertahun-tahun saya bekerja sambil nyambi mencari order, dan itu berjalan sampai Tahun 2022.
"Setelah itu apa yang anda kerjakan setelah berhenti bekerja di perusahaan sparepart otomotif itu?" tanya Koordinator Bogor Raya GTN.
"Saya mencoba berwiraswasta dalam pengadaan sparepart khusus Nissan. Tetapi tidak menutup kemungkinan merk otomotif lainnya. Disaat masih bekerja dulu, pelan-pelan saya sudah pelajari penjualan/marketing berbagai merk otomotif. Sampai saat ini saya siap melayani pengadaan sparepart otomotif merk apapun, tetapi utamanya merk Nissan yang sering saya siapkan. Dan penjualan kami lakukan secara COD ke seluruh Indonesia.
"Apakah ada kendala dalam penjualan sparepart selama ini? "
"Alhamdulillah, selama usaha secara online ini tidak ada halangan yang berarti bagi Farhan Motor. Karena sejak lama telah dibangun rasa saling membutuhkan dan saling memahami." jawab Rudi dengan cepat. "Yang dibangun oleh kami selain kepercaya juga rasa saling membutuhkan. Tapi ada satu ganjalan yang membuat saya tidak memahami di Bogor ini."
"Apa itu?" tanya awak media GTN pada Rudi.
" Saya sama sekali tidak paham. Untuk wilayah-wilayah seperti Tangerang, Depok, Jakarta dan lainnya sudah memiliki gedung atau bangunan pusat penjualan sparepart otomotif, sementara ini untuk Kabupaten/Kota Bogor sama sekali belum ada." Keluh Rudi seraya menghela nafas dalam-dalam.
Koordinator Bogor Raya GTN mencoba memahami keluhan owner Farhan Motor : "Mudah-mudahan ada investor atau pengusaha yang memahami keluhan anda, dan kemudian mau merealisasikan harapan tersebut, Kabupaten/Kota Bogor nantinya memiliki gedung sentra sparepart otomotif berbagai merk."
"Semoga saja keinginan saya bisa menjadi kenyataan, dan saya siap mengkoordinirnya nanti." Pungkas Rudi penuh harap.
Reporter: Agustion