Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Pendidikan - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Korban Keracunan MBG Di Kecamatan Pringasela Lotim Capai 35 Orang, Sampel Makanan Di Uji Lab.

by Gardatipikornews.com
28 April 2026 - 29 Views

Lombok Timur,  NTB || Gardatipikornews.com -- Dugaan kasus keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di wilayah Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bertambah. Data dari korwil BGN Lombok Timur sampai hari ini mencapai 35 orang.

‎Menindaklanjuti kejadian tersebut, Satgas MBG Lombok Timur bersama Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Lotim langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi para siswa sekaligus memastikan penanganan berjalan optimal.

‎Ketua Satgas BGN Lombok Timur H.Ahyan menyebutkan dari total 35 orang korban sudah dipulangkan 28 orang setelah mendapatkan perawatan intensif dan tujuh orang masih di rawat di Puskesmas Pengadangan.

‎”Ya total penderita sampai saat ini 35 orang dan 28 orang sudah dipulangkan karena kondisi kesehatannya sudah membaik. Sedangkan yang 7 orang masih dirawat dengan intensif,”terang H.Ahyan.

‎Kepala Dinas Kesehatan Lotim H.Lalu Aries Fahrozi menyampaikan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan telah dikirim ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) untuk dilakukan uji laboratorium.

‎“Sampel makanan sudah dikirim ke BBPOM dan hasilnya kita tunggu sekitar satu atau dua Minggu kedepan,”ungkap H.L.Aries Fahrozi.

‎Sementra itu, Ketua Satgas MBG NTB, Pathul Gani, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan menindaklanjuti dengan laporan khusus ke BGN, termasuk kronologis kejadian.

‎Ia menegaskan, penelusuran akan dilakukan secara menyeluruh mulai dari sumber bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan ke penerima manfaat.

‎“Karena ini masuk kejadian menonjol, saat ini masih proses cek sampel makanan untuk memastikan penyebab gejala mual pada penerima manfaat,” katanya.

Pewarta : Akub.gtn.com

Sebelumnya
Gerak Cepat! 7 Pelaku Penyerangan Bom Molotok Di Cicurug Sukabumi...
Selanjutnya
Pembentukan Ketua Karang Taruna Tingkat Rw Desa Bojong Indah Kec Parung Dihadiri Anggota DPRD Kab....

Berita Terkait :