Bandung, Jawa Barat, Gardatipikornews.com
- LSM GMBI distrik kota Bandung mempertanyakan dalam gerakan aksi unjuk rasa di depan gerbang Mapolda Jawa Barat Senin (3/01/2022). Ketua distrik kota Bandung Moch Mashur (Abah) dalam orasinya mempertanyakan keseriusan dalam penanganan kasus tragedi pengeroyokan yang mengakibatkan jatuh korban jiwa. [caption id="attachment_14955" align="aligncenter" width="194"]
Fhoto : Surat Peryataan Sikap[/caption]
"Siapa Yang akan menerima kami dalam audiensi hari ini, tolong jawab dan berikan kami informasi yang sekelas jelasnya" ucap Abah Distrik
Lanjutnya Abah menyampaikan, tragedi pengeroyokan Karawang sampai saat molor di tempat, Abah mempertanyakan keseriusan Ditreskrimum dalam menangani kasus ini.
"Kapolda Jabar tidak ada taringnya, seharusnya kasus ini sudah bisa di tangkap otak pelaku pengeroyokan" tegasnya.
Sementara itu, Direktur intelkam Polda Jabar Kombes Pol Drs. Ruslan Efendi M.Si,.
Mengatakan, tidak ada kesulitan dari penyidik dalam menangani kasus pengeroyokan di Karawang, tetapi memang adanya perbedaan dalam menyikapinya, dan secara menyelidiki kasus.Menurutnya, hasil penyelidikan kasus tragedi pengeroyokan di Karawang sudah dilimpahkan ke kejaksaan.
"Kami dalam 15 hari ini menunggu hasil dari kejaksaan dan karena terpotong waktu libur saja" ungkap Kombes Pol Drs Ruslan Efendi M.Si,.
Lanjutnya, kasus ini akan kita kejar trus sampai selesai, Ruslan juga mengatakan pihaknya berterima kasih kepada LSM GMBI yang telah membatu memberikan data data tambahan untuk dijadikan bahan penyelidikan .
Ketua wilter Jateng
Tuntutan dalam audiensi antara lain:
1. Tangkap Aktor pelaku pembunuhan sampai keakar akarnya.
2. Usut tuntas dan menangkap para pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang
3. Tangkap para pendana insiden tersebut
4. Menerapkan pasal pasal pidana dan tidak hanya satu pasal pengeroyokan
5. Tuntutan LSM GMBI meminta 7 hari dan memberikan penjelasan secara terang benderang
6. TEGAKAN hukum walaupun langit akan runtuh
Pewarta : Arus GTN