Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Pendidikan - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

MADRASAH KHATULISTIWA TARGETKAN PERBAIKAN INI USAI DIVISITASI ASESOR

by Gardatipikornews.com
07 Mei 2026 - 36 Views

Sukabumi,  Sukaraja || Gardatipikornews.com -- Usai menerima kunjungan Tim Asesor BAN-PDM, MTs Khatulistiwa Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi langsung memetakan sejumlah target perbaikan. Akreditasi di mata madrasah ini bukan sekadar penilaian, melainkan momentum kebangkitan mutu.

“Visitasi ini kami anggap sebagai cermin. Hasilnya akan kami jadikan bahan refleksi dan perbaikan berkelanjutan,” kata Kepala MTs Khatulistiwa, Usman Firdaus, M.Pd, Kamis (7/5/2026).

*6 Harapan Perbaikan Pasca-Akreditasi*

*1. Mutu Guru dan Pembelajaran Makin Adaptif*  

Usman menargetkan peningkatan profesionalisme guru, khususnya penguasaan teknologi pembelajaran dan metode ajar berbasis proyek. “Guru-guru muda kami harus lebih adaptif. Bukan hanya mengejar nilai, tapi membentuk karakter dan nalar kritis siswa,” ujarnya.

*2. Sarana Prasarana Lebih Representatif*  

Dengan siswa yang terus bertambah madrasah masih membutuhkan laboratorium IPA, perpustakaan digital, dan ruang olahraga yang layak. Rekomendasi asesor diharapkan memperkuat dasar pengajuan bantuan ke Kemenag dan Pemda Kabupaten Sukabumi.

*3. Penguatan DNA Sekolah*  

MTs Khatulistiwa mengusung DNA _Sekolah Berkarakter Islam yang Global dan Membumi_. Pihak sekolah berharap asesor memberi masukan agar program Bahasa Arab-Inggris aktif, pencak silat, marawis, serta olahraga dan kesehatan memiliki tolok ukur capaian yang jelas.

*4. Manajemen Mutu Berbasis Sispena-PDM*  

Pengawas Madrasah, Titin Sumartini, M.Pd, menegaskan agar Sispena-PDM tidak hanya diisi saat akreditasi. “Harus jadi alat evaluasi rutin 8 Standar Nasional Pendidikan. Perbaikan mutu itu setiap hari, bukan lima tahun sekali,” tegasnya.

*5. Dongkrak Kepercayaan Publik*  

Ketua Komite Madrasah optimistis, peringkat akreditasi yang baik akan meningkatkan animo masyarakat. “Ini bukti madrasah di tengah sawah pun bisa mencetak lulusan berakhlak, berwawasan luas, dan siap bersaing,” katanya.

*6. Pendampingan Berkelanjutan*  

Madrasah meminta pendampingan dari Kemenag dan BAN-PDM untuk menindaklanjuti catatan asesor. “Jangan berhenti di sertifikat. Kami butuh dikawal sampai yang kurang jadi lebih,” pinta Usman.

Sebelumnya, Tim Asesor BAN-PDM Siti Juliani dan Rosilawati melakukan visitasi ke MTs Khatulistiwa. Hasil akreditasi berlaku selama 5 tahun dengan peringkat A, B, atau C.

Bagi MTs Khatulistiwa, akreditasi adalah titik awal. “Dari sekadar memperbaiki, kami ingin membangkitkan ruh peradaban dari madrasah,” tutup Usman.

*Jurnalis: Agon Sodikin*  


Sebelumnya
Kepanikan Pagi Di Cikembar, Kios Dan Rumah Warga Nyaris Ludes...
Selanjutnya
BUMDes Raharja Mandiri Sukaraharja Jadi Pilot Project Pelayanan Kesehatan Desa Di Jawa...

Berita Terkait :