Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Maraknya Ilegal Loging/Pembalakan Liar Diwilayah Cagar Alam Kecamatan Bungku Utara (Baturube) di Morowali Utara Terkesan Dibiarkan

by Gardatipikornews
10 Oktober 2022 - 644 Views
Baturube | Gardatipikornews.com - Kecaman dari berbagai kalangan atas perbuatan para oknum pengolah kayu (cukong liar) yang sengaja merusak hutan dengan mengolah kayu di area hutan terlarang (Cagar Alam) Morowali Utara terkesan di biarkan. Petugas terkait dalam pengawasan hutan tersebut hanya menutup mata, diduga kuat ada terlibat membekingi pengolahan kayu di wilayah Cagar Alam tersebut, sehinggah pengolah kayu (cukong liar) berleluasa untuk melakukan pengolahan kayu di hutan kawasan Cagar Alam Morowali Utara Kecamatan Bungku Utara. Pasalnya baru-baru ini mobil truk yang diduga kuat mengangkut kayu hasil jarahan dari hutan terlarang diwilayah Cagar Alam Morowali Utara dititip di Polsek Baturube, itu atas laporan dari masyarakat kepada Pimpinan Redaksi Berantas Tipikor Hermanius B, lalu ia laporkan ke pihak Kehutanan KPH Toili Baturube ungkap Hermanius kepada media ini Jum'ad (7/10/2022). "Hermanius Burunaung menyesalkan tindakan pihak Kehutanan dan Pihak Polsek Baturube terlalu mudah untuk melepas mobil pengangkut kayu hasil jarahan di hutan wilayah Cagar Alam yang notabene itu dilindungi, tentunya hal tersebut harusnya diproses sesuai ketentuan hukum, dan bukan dilepas begitu saja seolah-olah aturan negara ini milik peribadi saja ucapnya". "Sangat di sayangkan saat media ini menanyakan kepada beliau Kapolsek Baturube terkait mobil truk bermuatan kayu indah jenis komea yang dititip di Polsek maka alasanya kepada media kami disini hanya dititipkan sementara oleh Kehutanan, kami hanya menjaga keamanan saja dan bukan kami yang tangkap itu mobil, kalau kami yang tangkap pasti saya kirimkan ke Polres untuk proses lanjut ucap Kapolsek Baturube". Pernyataan Kapolsek Baturube ini di bantah oleh Jaharudin kata Hermanius Burunaung, menurut KPH Baturube Jaharudin dirinya keluarkan mobil itu karena Kapolseklah yang menelepon ke Kabid di Palu, sehingga saya ini di teleponya Kabid saya di Palu, sembari memperlihatkan hasil cattinganya dengan Kapolsek Baturube, sungguh luar biasa permainan tersebut ini, kini terlihat jelas antara Kapolsek Baturube dengan Jaharudin saling lempar batu. “Herman mengatakan jika kasus ini tidak di tindaki dengan serius oleh pihak kehutanan maka dirinya akan bawa dan hembuskan persoalan ini ke tingkat Gakum di Pusat ungkapnya,Itu semua dapat dibuktikan dengan fakta yang ada sekarang ini, dimana mobil yang sudah ditahan??? ,barang bukti mobil sudah di Foto oleh timnya media ini jelas Hermanius Burunaung. “Hermanius Burunaung berharap Balai Gakkum Wilayah 2 Palu benar-benar profesional menegakan supremasi hukum, jangan tebang pilih, karena pihak KPH dan Polsek Baturube sudah sangat membuat masyarakat kecewa, kami menduga pihak KPH diduga kuat turut serta Membekingi para pengolah kayu di hutan terlarang jelas Herman". "Menurutnya Praktek Pembalakan Liar ini sudah lumayan lama beroprasi dan tidak pernah tersentuh Hukum Sama Sekali, sehingga ia patut menduga hal tersebut ada yang membekingi, hanya semuanya selesai dengan Koordinasi saja, buktinya seperti yang sekarang ini, Mana Mobil dan Kayunya???? kata Hermanius Burunaung". Maka dari itu dirinya menginginkan agar kasus pelepasan mobil yang mengangkut kayu jenis komea yang di tangkap di pelabuhan Siliti dilepaskan tanpa tindaklanjutnya, dan hal seperti ini di tindaki secara tegas pinta Hermanius Burunaung, sementara itu saat dikonfirmasi, pihak Kehutanan KPH Toili Baturube mengatakan bahwa mobil tersebut sudah di keluarkan di Karenakan sudah saling koordinasi antara Pihak Polsek dan kami kehutanan.

Pewarta Keperwil Nakir Sulina.


Sebelumnya
Polsek Cireunghas Polres, Sukabumi Kota Menerima Kunjungan Siswa-Siswi PAUD Yang Berada Diwilayah...
Selanjutnya
HDP (H.Daeng Paelori) Resmikan Bangunan Irigasi Hasil POKIR Dewan di...

Berita Terkait :