Sukabumi, Gardatipikornews.com
- Barangkat dari kepedulian terhadap generasi muda masa kini, Yayasan Peduli Generasi Kampung Nusantara, bakal hadiri di Kampung Manglayang RT 02/16 Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Yayasan Peduli Generasi Kampung Nusantara, direncanakan berdiri di luas lahan 200 meter persegi dengan denah bangunan dua lantai, berada ditengah perkampungan dibawah kaki Gunung Manglayang, suasana hamparan persawahan dan pemukiman penduduk yang masih kental dengan nuansa rumah anyaman bambu dan semi permanen.
Pendiri Yayasan Peduli Generasi Kampung Nusantara, Fikri Haroki Almanar, SH (27) menuturkan, Yayasan ini kedepan bakal jadi satu wadah rumah yatim dan anak terlantar, wadah lembaga batuan hukum, majelis dzikir, rumah riset sosial dan pemberdayaan masyarakat juga rumah sanggar seni budaya.
"Hadirnya Yayasan Generasi Kampung Nusantara memiliki Pilosifi seperti Mata Air Pegunungan, dimana ibarat mata air dibawah Gunung Manglayang harus dijaga dan bisa bermanfaat untuk generasi kampung dan kehidupan manusia," kata Fikri Haroki Almanar, SH, disela peletakan batu pertama Yayasan Peduli Generasi Kampung Nusantara, Minggu (31/10/21).
Fikri berharap, keberadaan Yayasan tersebut dapat memicu semangat para Generasi Anak Kampung Nusantara, agar tumbuh jiwa peduli, berkarya, dan dapat berkontribusi positif terhadap lingkungan sekitar, nusa, dan bangsa, khusus di Kampung Manglayang.
"Dengan didukung kuat dari keluarga besar, bentuk nazar untuk merealisasikan niatan membangun Yayasan Peduli Generasi Kampung Nusantara, untuk anak-anak yatim terlantar, lembaga hukum, pemberdayaan dan lainya," jelas pria kelahiran Sukabumi 31 Maret 1995 ini.
Dengan menitikberatkan program sosial terapan untuk generasi anak kampung marginal dan berwawasan luas. Kedepan dapat kembali diajarkan sebagai bekal bagi masa depan generasi bangsa. Berharap, kedepan dapat menjalin kolaborasi dengan semua eleman dalam memberikan inovasi dan kreativitas bagi Generasi Peduli Kampung Nusantara.
"Yayasan Peduli Generasi Kampung Nusantara, secara gambaran berkeinginan kuat menjaga yayasan mandiri, memberikan pendidikan sosial terapan pembinaan, pembimbingan dan pemberdayaan untuk anak-anak kampung. Agar memiliki kedisiplinan, budi pekerti, berakhlak, cinta seni budaya, berwawasan luas dan kepedulian terhadap sesama maupun lingkungan," tandas Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung.
Red : A .hilal BA / Asep Anwar