Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Operasi Atau Sandiwara?KPK Dituding Targetkan Bupati Azis Secara Tidak Fair

by Gardatipikornews.com
09 Agustus 2025 - 102 Views

Jakarta || Gardatipikornews.com --  Ketua Jaringan Aktivis Mahasiswa Sulawesi Tenggara (JAM- SULTRA) Suarsanto, menyoroti pernyataan kontroversial pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis, pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Santo selaku ketua umum jaringan aktivis mahasiswa Sulawesi tenggara Pernyataan tersebut dinilai sebagai hoax dan memicu keresahan di masyarakat, terutama warga Kolaka Timur dan Sulawesi Tenggara, mengingat pada waktu yang sama, Bupati Abdul Azis sedang menghadiri Rakernas DPP Partai NasDem di Hotel Claro, Makassar.  

"Sebagai organisasi dan Putra Sulawesi Tenggara yang konsisten mendorong penegakan hukum yang adil, JAM Sultra menolak segala bentuk drama politik dan penyebaran informasi yang tidak akurat dalam proses hukum" Kata Santo, dalam keterangannya Jumat (8/8/2025).

Santo selaku ketua umum jaringan aktivis mahasiswa Sulawesi tenggara menegaskan pernyataan sepihak dari pimpinan KPK ini dianggap terburu-buru dan mengindikasikan bahwa Bupati Abdul Azis sengaja dijadikan target utama dalam operasi tersebut. 

“Kami mendukung pemberantasan korupsi, tetapi tidak dengan cara menyebarkan hoax atau memanipulasi fakta. Ada kesan kuat bahwa OTT di Koltim kemarin adalah ‘pesanan’ pihak tertentu untuk menjerat Bupati Abdul Azis,” tegasnya.

Santo menyampaikan kepada wakil media bahwa JAM Sultra mendukung instruksi Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, yang meminta Fraksi NasDem di DPR RI melalui Komisi III untuk memanggil pimpinan KPK guna memberikan penjelasan lengkap dan transparan terkait kronologi OTT di Kolaka Timur. 

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kegaduhan publik dan memastikan proses hukum berjalan objektif tanpa intervensi kepentingan politik.  

“Masyarakat butuh kejelasan, bukan drama. KPK harus bertanggung jawab atas pernyataan yang justru meresahkan publik,” pungkasnya.santo.

( @idr. Kaperwil GTN**

Sebelumnya
" Warga Masyarakat Kecewa " Pengerjaan Pengaspalan Di Jalan Desa Kp. Sangkalih, Desa Caringin Asal...
Selanjutnya
Dukung Program Makanan Bergizi Gratis, Kapolda Sulut Lakukan Groundbreaking SPPG Polresta...

Berita Terkait :