Bogor | Gardatipikornews.com -
Indonesia merupakan negara dengan tingkat kelaparan tertinggi ke 3 (tiga) se Asia Tenggara. Untuk itu desa harus segera bersiap-siap melaksanakan langkah-langkah pencegahan krisis pangan.
Disamping hal tersebut, Indonesia juga memiliki tantangan yang cukup besar dalam hal upaya pemenuhan ketahanan pangan, disebabkan wilayah Indonesia memiliki karakter yang beragam dan laju pertumbuhan penduduk yang terus bertambah 1,1% per tahun (setara dengan 2,5 Juta orang).

Tingginya tingkat kelaparan tersebut juga berdampak besar pada aspek kesehatan di Indonesia, terutama terkait dengan pemenuhan gizi.
Seperti apa yang dilakukan Pemerintah Desa Putat Nutug Kecamatan Ciseeng, pada hari Rabu 1 Februari 2023 melaksanakan kegiatan Panen Raya Padi dari Program Ketahanan Pangan Tahun 2022.

Dengan penuh semangat Kepala Desa Mad Darmawan bersama Ketua TP. PKK Iis Suheri, didampingi Sekdes Yogi Ramadhana, Megi, Bambang, Irwandi, Umsah, Lisa, para kader desa, Desti perwakilan Upt. Pertanian, BPD, para ketua Rt/Rw, serta Kadus.
Kepala desa dan aparaturnya menyongsong kehadiran Sekcam H. Agus Sopyan S.Km M.A.P, Lukman Ariadi S.Ip, Wawan Hartawan S.Sos, Tajudin S.Sos, Sudarajat S.Sos, Sakur S.Sos, Ade Kurniawan S.Sos, Pol. PP Eka Wirawan, Uji, Yogi.
Pada acara Panen Raya Padi dimonitor oleh Ws. Danramil Kapt. Inf. Koswara, Babinsa Peltu Ari Noerdiyanto dan Babinmas Aiptu Tenten.
Usai memanen padi secara simbolik, Kepala Desa Mad Darmawan yang didampingi para aparaturnya menjelaskan kepada Kaperwil Jawa Barat media Gardatipikornews, bahwa kegiatan penanaman padi dari program ketahanan pangan dilaksanakan di Kampung Pulo Rt. 03/Rw. 07 dengan luas lahan sawah 7.5 Ha, dan panen dimulai hari ini juga.
Ucap Mad Darmawan lagi, ia merasa puas dengan hasil yang diperoleh hari ini. Dan nantinya ia akan memperluas hingga 15 Ha. Ia juga berniat untuk melakukan kegiatan agro wisata penanaman buah-buahan yang akan dilaksanakan di lahan seluas 6 Ha di Kampung Putat Nutug Rt. 004/Rw. 02 dan di Kampung Kedokan Rt. 002/Rw 01.
Untuk kedepannya nanti, tutur Kepala Desa Putat Nutug, tahun 2023 kegiatan pertanian akan lebih digalakkan karena warga desa mayoritas berprofesi sebagai petani.
Reporter: Agustion Kaperwil Jabar
Sebelumnya
Datangkan Pengajar dari Inggris, Kapolri Komitmen Perbaiki Manajemen Kompetisi Sepak...
Selanjutnya
TNI AL Tangkap Perwira Tinggi...