Denpasar, Bali || Gardatipikornews.com
- Program parkir gratis menjadi isi negatif pihak tidak bertanggung jawab seolah olah program ini akan mengratiskan semua masyarakat padahal itu salah besar, program gratis menyasar masyarakat kecil pelajar dan mahasiswa sedangkan kantong kantong parkir tetap ada Ambara Adi dalam program nya akan merealisasikan parkir gratis dengan menggunakan sistem Smart City yaitu dengan menunjukkan kartu pelajar, mahasiswa agar tidak dipungut parkir, tempat pedagang kecil atau tradisional tidak dipungut parkor hanya melayani bungkus saja, pedagang makanan tradisional seperti rujak es campur, pisang goreng juga tidak dipungut parkir hal ini bisa dilakukan asal ada niat dan kesungguhan yang berpihak pada rakyat. Banyak ibu ibu yang mengeluhkan kenaikan tarif parkir mengingat untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari tidak berada di satu komplek melainkan ada beberapa tempat, jadi bs dibayangkan jika berpindah beberapa tempat tentu saja memerlukan uang ekstra dan lebih kasihan lagi jika uangnya sudah habis untuk berbelanja kebutuhan keluarga. Oleh karena itu Ambara hadir untuk mewujudkan Denpasar lebih maju dan umkm lebih berkembang. ( @kd@. Kaperwil )