BOGOR
, GARDATIPIKORNEWS.COM - Pasca viralnya aksi perang antar geng motor di Kawasan Jonggol, Polsek Cileungsi melakukan razia besar-besaran. Kapolsek Cileungsi Kompol Andri alam memaparkan, Polsek Cileungsi menyebar seluruh anggotanya di titik rawan yang ada di 12 desa. Bahkan razia dilakukan hingga perbatasan Bogor-Bekasi hingga Cileungsi-jonggol. “Sejak malam minggu sampai tadi (Senin 31/1/2022 dinihari) kita patroli. Buru geng motor yang meresahkan,” ujar Kapolsek Cileungsi Kompol Andri Alam kepada Gardatipikornews Bogor Senin (31/1/22). Andri menuturkan, tidak ada tempat bagi pelaku geng motor di wilayah hukum Polsek Cileungsi. Iapun tidak segan-segan menindak kelompok geng motor yang meresahkan masyarakat. “Kita tindak tegas para pelaku geng motor. Jangan harap aman untuk geng motor di wilayah Polsek Cileungsi,”tuturnya. Sementara itu Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin menuturkan, pihaknya juga menggelar patroli besar-besaran di sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Bogor. “kita lakukan kegiatan patroli skala besar bersama TNI-Polri yang melibatkan personel gabungan dari Polres Bogor, Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Satpol PP dan BPBD Kabupaten Bogor,” kata Kapolres Bogor kepada Gardatipikornews Bogor Senin (31/1/22). Lanjut Iman, selain mengantisipasi geng motor, patroli skala besar ini juga merupakan upaya mengingatkan agar masyarakat tidak berkerumun walaupun sudah divaksin. Mengantisipasi penyebaran varian baru Omicron yang lebih cepat menular. “Dengan ini, kita berusaha untuk mencegah terjadinya kejahatan jalanan yang mungkin bisa terjadi di masyarakat pada malam hari, seperti begal dan penyerangan geng motor,” jelasnya. Diberitakan sebelumnya, video perang antar geng motor di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor viral di media sosial. Ada empat video memperlihatkan sejumlah remaja yang mengaku geng motor saling serang di Jalan Raya Jonggol. Dalam salah satu video memperlihatkan kelompok geng motor tersebut membawa senjata tajam. Selain itu, ratusan massa geng motor yang bentrok saling serang. Petasan kembang api atau mercon pun pun mewarnai perang antar geng motor itu. Dikonfirmasi, Kabag Humas Polres Bogor AKP Ita Pusfita Lena mengatakan, polsek Wilayah Polsek Jonggol langsung melakukan patroli dan razia besar-besaran di wilayah yang dijadikan latar lokasi tawuran dalam video tersebut. “Petugas langsung ke lokasi, namun tidak ditemukan aksi tawuran tersebut,” katanya. Dikonfirmasi terpisah, Kaposlek Jonggol Kompol Sularso menuturkan, peristiwa tawuran antar geng motor itu merupakan video lama. “Jadi hari Jumat itu tidak ada tawuran atau perang geng motor. Itu video lama. Kita patroli di lokasi sampai dini hari,” katanya kepada Gardatipikornews Bogor Minggu (30/1/22). Sularso menambahkan, untuk mengantisipasi aksi geng motor patroli dilakukan setiap malam. Petugas disebar di titik-titik rawan. “Kita lakukan Patroli rutin,” jelasnya Reporter : Yeti