Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Pemuda Muslimin Indonesia Gelar KONFERCAB XVII, Diskusi Kepemudaan Jadi Sorotan

by Gardatipikornews.com
27 September 2025 - 214 Views

Kabupaten Sukabumi,  Jawa Barat || Gardatipikornews.com -- Sabtu, 27 September 2025 – Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Sukabumi sukses menyelenggarakan Konferensi Cabang (KONFERCAB) XVII dengan mengusung tema “Membangun Pemuda Muslim yang Berdaya, Bersatu, dan Berkontribusi untuk Sukabumi dan Indonesia.”

Bertempat di Villa Situ Sukarame, Kecamatan Parakansalak, kegiatan ini dihadiri ratusan kader Pemuda Muslimin Indonesia dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Sukabumi. Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan diskusi kepemudaan yang menghadirkan dua narasumber:

Fikri Abdul Aziz, SH., MH., M.Sos, politisi, pengusaha, sekaligus praktisi hukum muda,

Muhammad Choerul Huda, perwakilan Pimpinan Besar Pemuda Muslimin Indonesia.


Dalam sesi pertama, "Muhammad Choerul Huda atau akrab disapa Chaud menekankan pentingnya membangun potensi diri sebagai syarat utama menjadi pemuda yang berdaya. Menurutnya, pemuda harus mampu memberikan kemanfaatan bagi lingkungan sekitar, daerah, hingga bangsa. Lebih jauh, ia mendorong kader Pemuda Muslimin Indonesia untuk menguasai bahasa internasional, seperti bahasa Inggris, Arab, dan lainnya, agar mampu bersaing di kancah global".harapnya

Sementara itu, Fikri Abdul Aziz dalam sesi kedua menyampaikan bahwa pemuda yang ingin berkontribusi pada pembangunan daerah dan bangsa harus memenuhi sejumlah kriteria. Di antaranya, meningkatkan keterampilan melalui pelatihan kepemimpinan, membangun jejaring sosial, serta melakukan transformasi digital.


“Pemuda harus membangun integritas, menguasai teknologi, dan memiliki visi kebangsaan agar gerakan organisasi tidak hanya bermanfaat bagi internal, tetapi juga memberi dampak nyata dalam pembangunan daerah dan Indonesia,” tegasnya.

Dengan adanya diskusi kepemudaan ini, KONFERCAB XVII tidak hanya menjadi forum organisatoris, tetapi juga ruang strategis bagi kader Pemuda Muslimin Indonesia untuk memperkuat kapasitas, memperluas wawasan, dan memantapkan komitmen pengabdian demi kemajuan Sukabumi dan bangsa Indonesia.

( @Dd Hasan GTN**

Sebelumnya
Sejarah! Ditresnarkoba Poldasu Sita 1,4 Ton Sabu, 6.004 Orang...
Selanjutnya
Kombes Calvjin: 5 Kecamatan Di Deliserdang Dan Medan Rawan...

Berita Terkait :