Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Pengajian Rutin Di Massjid An-Nur Probolinggo Dengan Tema " Akhlak Sahaba Rosuluallah.SWT"

by Gardatipikornews
19 Februari 2022 - 103 Views

GARDATIPIKORNEWS.COM | PROBOLINGGO


- Pengajian rutinan dilaksakanndi masjid An-nur Probolinggo Desa Sukabumi, Kecamatan Mayangang dengan Penceramah Syaikh yusuf dari Sudan Penerjemah Ustadz Hafidz Bahmid didampingi takmir dan wakil dan Nadir Ustadz Zaki, SH, Ustadz Termi SH, Ustadz Zed Soleh dan Wakil Tajil Anil Segenap remaja masjid yang begitu kompak.Sabtu.19/02/22 Sepeninggal Rasul SAW, para sahabat inilah yang dijadikan contoh dan berusaha untuk diteladani umat. Umat pun berusaha menaati perintah Nabi SAW untuk memuliakan sahabat-sahabatnya sebab mereka adalah generasi terbaik dari umat Islam. Dari Umar bin Khattab RA, Rasulullah SAW bersabda, ''Muliakanlah para sahabatku karena sesungguhnya mereka adalah (generasi) terbaik kalian.'' (HR Abdun Ibnu Humaid dan al-Hakim dengan sanad sahih. Lihat Misykat al-Mashabih, Syekh Nashiruddin al-Albani, III/1695). Dari Abu Musa al-Asy'ari RA, Rasul SAW bersabda, ''Bintang-bintang itu penjaga bagi langit. Jika ia lenyap, terjadilah pada langit apa yang telah dijanjikan. Aku adalah penjaga bagi sahabatku. Jika aku telah tiada, akan terjadi pada sahabatku apa yang dijanjikan. Dan, para sahabatku adalah penjaga umat ini. Jika mereka tiada, akan terjadi pada umat ini apa yang dijanjikan.'' (HR Muslim, No 2531), Karena itu, umat Islam dilarang mencela dan mencaci maki sesama Muslim, terlebih terhadap sahabat-sahabat Rasul SAW. ''Janganlah kalian mencaci para sahabatku. Jika di antara kalian menginfakkan emas sebesar Gunung Uhud, belum menyamai segenggam dari mereka dan tidak pula setengah genggam dari mereka.'' (Sahih Bukhari). Dari ungkapan di atas, tampak jelas kemuliaan dan keagungan dari pribadi-pribadi sahabat Rasul SAW. Kendati umat saat ini berinfak sebesar Gunung Uhud, kemuliaan dan pahalanya belum seberapa dengan apa yang dilakukan para sahabat. Bahkan, jumlahnya tidak dari segenggam atau setengah genggam emas yang diinfakkan. Sebab, para sahabat itu telah berjuang bersama dengan Rasul SAW, bahkan mereka rela menyerahkan harta, jiwa, raga, dan keluarga mereka demi menegakkan agama Islam. Selain itu, merekalah orang-orang yang pertama-tama masuk Islam (Assabiqun al-Awwalun). Tak heran bila Rasul SAW menjamin di antara sahabat-sahabat itu sebagai penghuni surga. Dan, di antara mereka pula, ada yang menjadi penyebab turunnya Alquran. Para sahabat ini tidak saja dari keturunan Arab, tetapi juga ada yang berasal dari luar Arab, seperti Bilal bin Rabah (Habasyah atau Ethiopia), Salman al-Farisi (Persia), dan Shuhaib ar-Rumi (Romawi). Demikian mulianya akhlak dan sikap sahabat ini, Imam Ahmad bin Hanbal RA telah mengumpulkan kurang lebih 2000 hadis dan atsar yang berkaitan dengan keutamaan para sahabat dalam kitabnya Fadlail al-Shahabah (Keutamaan Sahabat). kitab yang terdiri atas dua jilid ini telah ditahkik Dr Washiyullah bin Muhammad Abbas dan dicetak oleh Jami'ah Ummul Quro pada tahun 1403 H.

Pewarta A. HILAL


Sebelumnya
Turnamen Sepak Bola Reliph CUP 3 2022 Ajang Mengukir Prestasi Baru Untuk Kabupaten...
Selanjutnya
Kembali Sat Narkoba Simalungun Amankan Pengedar Narkoba, "Perusak Anak...

Berita Terkait :