Sukabumi, Jawa Barat |Gardatipikornews.com - Melalui rekan nan media yang pada saat itu mendatangi pihak sekolah untuk memeinta konfirmasi terkait adanya penahan ijazah salah satu siswa yang bersekolah di SMK EKA,
Saat itu beberapa rekan media yang mendatangi SMK itu bertujuan untuk mengkonfirmasi terkait adanya aduan yang di sampaikan ibu Tuti salah satu orang tua siswa.sesampainya di lokasi sekolah awak media pun tidak di persilahkan masuk hanya saja berdialog di luaran sambil berdiri,di tengah terik matahari saat itu.
Pihak sekolah pun mengaku kepada awak media,dirinya mengaku sesama media dengan kata lain dirinya mengaku sebagai insan pres,akan tetapi ke absahan pengakuan nya bertolak belakang dengan etika jurnalis.
Bahkan saat itu dirinya sempat menunjuk kepada beberapa teman awak media dengan kalimat ( kami ini sudah bosan dengan kedatangan kalian kalian sambil menjukan jari nya pada kami )
Di tempat terpisah ibu Tuti yang mengaku lagi dalam kesulitan untuk mendapatkan uang agar bisa nembus ijazah anak nya masih belum menemukan titik terang,pasal nya dengan penghasilan suami nya yang minim itulah kendala yang masih harus di pertimbangkan agar kebutuhan hidup pun harus terkaper dari penghasilan suami senilai 60.ribu.
Persoalan penahan ijazah ini identik dengan persoalan bahwa siswa nya terbebani hutang kepada pihak sekolah,padahal menurut kepala cabang dinas sendiri sudah ultimatum dengan keras bahwa hal itu tidak boleh dilakukan oleh siapa pun,ijazah dan hutang persoalan yang berbeda.
Kepada Dinas terkait Secepatnya Menegur Oknum Sekolah yang Masih Menahan Ijazah Siswa / Siswi Bila perlu beri sangsi supaya tidak ada lagi oknum sekolah yang mempersulit pengambilan Ijazah.
( Red **asp.gtn.com / Team GTM )