Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Pendidikan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

PKBM Amanah Permas Agung Diduga Ingin Memperkaya Diri Hingga Mar'uf Warga Belajar ( WB )

by Gardatipikornews.com
12 Oktober 2025 - 54 Views

Lebak, Banten || Gardatipikornews.com -- Lagi-lagi di temukan ke janggalan di beberapa PKBM yang ada di wilayah kabupaten Lebak Banten, Salah satu nya ya itu ketua PKBM Amanah permas agung ada dugaan warga belajar tidak sesuai dengan yang di bayarkan nya oleh pemerintah dengan data warga belajar nya yang di real 

Dugaan Markup warga belajar yang terjadi di PKBM Amanah Permas Agung cigemblong, terungkap setelah mendengar keterangan dari beberapa warga masyarakat sekitar wilayah PKBM, 

Dengan memberikan keterangan yang jauh berbeda dengan yang ada di dapodik termasuk jumlah warga belajar yang di bayar biayaya operasionalnya, (BOPS) jumalah di yang di bayarkan untuk paket B, 145 orang dan untuk paket C,167 orang warga belajarnya.


Dengan jumlah keseluruhan kisaran 312 warga belajar yang di bayarkan nya dengan nilai anggaran satu tahun ada kisaran Rp 518.100.00 lima ratus delapan belas juta seratus ribu rupiah 

Sedangkan warga belajarnya yang ada tidak sampai sebanyak itu menurut keterangan dari beberapa sumber yang di terima awak media,

Berdasarkan pengakuan dari beberapa warga masyarakat sekitar PKBM Amanah Permas Agung yang berada di kp.cikunting Desa cibungur kecamatan cigemblong kab.Lebak, Banten, 

Di tempat terpisah mahpudi saat di mintai keterangan oleh awak media di rumahnya terkait dengan monitoring dari pihak dinas ia mengatakan dari pihak dinas tidak pernah sampai ke lokasi atau ke kantor sekretariat kami justru setiap ada kegiatan apapun selalu kami yang berangkat ke Rangkas, terangnya mahpudi.

Berharap terhadap dinas pendidikan agar segera menindak lanjuti dan pihak inspektorat. BPK. Dan kejaksaan dan APH unit polres tipikor kab.lebak untuk meng auditnya lagi dan periksa lebih detail lagi agar para pengurus PKBM di kabupaten Lebak tidak merugikan pemerintah dan uang negara,,

( @Samsudin GTN**

Sebelumnya
Program Revitalisasi SMPN 2 Rajapolah Jadi Sorotan Publik, Dan Diindikasi Para Pekerja Abaikan APD...
Selanjutnya
Aksi Bersih : Sinergi Sat Polair Lotara Dan Instansi Terkait, Gelar Aksi Bersih Pantai Di Pesisir...

Berita Terkait :