Lebak, Banten || Gardatipikornews.com -- Lagi-lagi di temukan ke janggalan di beberapa PKBM yang ada di wilayah kabupaten Lebak Banten, Salah satu nya ya itu ketua PKBM Amanah permas agung ada dugaan warga belajar tidak sesuai dengan yang di bayarkan nya oleh pemerintah dengan data warga belajar nya yang di real
Dugaan Markup warga belajar yang terjadi di PKBM Amanah Permas Agung cigemblong, terungkap setelah mendengar keterangan dari beberapa warga masyarakat sekitar wilayah PKBM,
Dengan memberikan keterangan yang jauh berbeda dengan yang ada di dapodik termasuk jumlah warga belajar yang di bayar biayaya operasionalnya, (BOPS) jumalah di yang di bayarkan untuk paket B, 145 orang dan untuk paket C,167 orang warga belajarnya.

Dengan jumlah keseluruhan kisaran 312 warga belajar yang di bayarkan nya dengan nilai anggaran satu tahun ada kisaran Rp 518.100.00 lima ratus delapan belas juta seratus ribu rupiah
Sedangkan warga belajarnya yang ada tidak sampai sebanyak itu menurut keterangan dari beberapa sumber yang di terima awak media,
Berdasarkan pengakuan dari beberapa warga masyarakat sekitar PKBM Amanah Permas Agung yang berada di kp.cikunting Desa cibungur kecamatan cigemblong kab.Lebak, Banten,
Di tempat terpisah mahpudi saat di mintai keterangan oleh awak media di rumahnya terkait dengan monitoring dari pihak dinas ia mengatakan dari pihak dinas tidak pernah sampai ke lokasi atau ke kantor sekretariat kami justru setiap ada kegiatan apapun selalu kami yang berangkat ke Rangkas, terangnya mahpudi.
Berharap terhadap dinas pendidikan agar segera menindak lanjuti dan pihak inspektorat. BPK. Dan kejaksaan dan APH unit polres tipikor kab.lebak untuk meng auditnya lagi dan periksa lebih detail lagi agar para pengurus PKBM di kabupaten Lebak tidak merugikan pemerintah dan uang negara,,
( @Samsudin GTN**