Kabupaten Bekasi, Jawa Barat || Gardatipikornews.com
- Pelaksana Tugas Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Cikarang Barat Een Suhaenah terindikasi Menjadikan Surat Edaran Pj Gubernur Jawa Barat tidak berguna atau di anggap sepele perihal Study Tour. "Berdasarkan surat edaran PJ Gubenurnur Jawa Barat nomor 64/PK 01/KESRA yang di tanda tangani tanggal 8 Mei 2024 tentang study tour di satuan Pendidikan,Sudah menjelaskan secara detail Pelaksanaan Study Tour,bahwa dilaksanakan di dalam Kota Lingkungan Provinsi jawa Barat ,kegiatan study tour memperhatikan azas pemanfaatan serta keamanan seluruh peserta didik ,serta rekomendasi dinas perhubungan kabupaten/ kota ,dan melakukan koordinasi dengan memberikan surat pemberitahuan ke Dinas pendidikan tentang kegiatan tersebut, Demikian bunyi Surat edaran PJ Gubernur Jawa Barat.
Namun,"Sepertinya Pelaksana Tugas Kepala sekolah SMA negeri 2 Cikarang Barat Een Suhenah terkesan Menyepelekan atau tidak mematuhi Surat edaran itu,dengan Melaksanakan kegiatan study tour ke wilayah Jogjakarta selama 3 hari,dengan biaya yang cukup Mahal 1.850.000/siswa.
Berdasarkan keterangan Humas SMA Negeri 2 Cikarang Barat rabu(11/12/24) dirinya mengaku Di Perintahkan PLT Kepala sekolah untuk menemui awak media untuk menjelaskan tentang study tour yang dimaksud.
Nanang Garniwa Selaku Humas mengatakan,ingin meluruskan bahwa kegiatan ini bukan study tour melainkan study Kampus,"kata Nanang.
Terkait surat edaran itu tentang study tour bang,bukan study kampus,"beda lah,"sahutnya ,dirinya seolah berkelit.
Tapi didalam Penjelabaran surat edaran itu di jelaskan kunjungan pusat perkembangan ilmu pengetahuan,pusat destinasi wisata edukasi lokal,dan pusat kebudayaan lokal.
Memang Study Kampus yang dimaksud oleh SMA 2 Cikarang Barat bukan mengunjungi Pusat perkembangan Ilmu pengetahuan atau destinasi Wisata atau kebudayaan?,lalu apa yang dimaksud study kampus SMA 2 Cikarang Barat?
"Namun nanang garniwa enggan menjelaskan,bahkan mengaku tidak ikut serta di kegiatan tour ke Jogja karena terkendala ibunda sedang kurang sehat,kata Nanang,Bahkan standar Operasional Prosedur (SOP) tidak dapat di jelaskan,dirinya mengaku hanya di Delegasikan Ibu Plt kepala sekolah ,karena kepala sekolah mengeluh Tidak nyaman di konfirmasi terus awak media tentang study Tour.
Sementara itu, plt Kepala sekolah SMA Negeri 2 Cikarang Barat Een Suhaenah Di Konfirmasi Lewat Pesan WhatsApp beberapa kali dirinya tidak pernah merespon,hanya saja membaca pesan tanpa membalas ,di duga Kepala sekolah Ini sengaja Menghindar dan Menjadikan Surat Edaran PJ Gubernur Hanya Sampah yang tidak berguna.
Dilain kesempatan awak media mencoba Konfirmasi ke Kantor KCD Wilayah III di grand wisata ,sang kepala KCD I Made Supriatna Tidak Pernah Menunjukkan Batang Hidungnya Di Kantornya,Bahkan Santer terdengar Kabar Kepala KCD Hampir setiap Hari Mutar ke sekolah sekolah di kabupaten Bekasi dan kota bekasi ke SMA atau ke SMA.
Pewarta :@Safari Bono(GTN)