Kota Mataram-NTB || Gardatipikornews.com -- Dalam upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus memperkuat pengawasan terhadap peredaran uang palsu, Polresta Mataram bekerja sama dengan Bank Indonesia Mataram menggelar kegiatan Training of Trainers (ToT) Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah di Gedung Wira Pratama Polresta Mataram.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolresta Mataram AKBP I Wayan Sudarmanta, SIK., MH., Manager Bank Indonesia Mataram, jajaran Pejabat Utama Polresta Mataram, serta seluruh personel Bhabinkamtibmas Polresta Mataram.
Dalam pelatihan tersebut, Bank Indonesia memberikan pemahaman mengenai pentingnya menumbuhkan rasa cinta, bangga, dan paham terhadap mata uang Rupiah. Materi yang disampaikan mencakup fungsi Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, keterkaitannya dengan inflasi, nilai tukar mata uang, hingga pentingnya pengawasan terhadap peredaran uang palsu yang dapat berdampak pada stabilitas ekonomi.
Manager Bank Indonesia Mataram juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengenali ciri-ciri keaslian uang Rupiah guna mencegah penyebaran uang palsu yang dapat merugikan masyarakat dan memengaruhi kondisi ekonomi daerah.
Wakapolresta Mataram AKBP I Wayan Sudarmanta mengatakan, seluruh Bhabinkamtibmas sengaja dilibatkan dalam kegiatan tersebut karena mereka merupakan personel Polri yang paling dekat dan paling sering berinteraksi dengan masyarakat di wilayah binaannya masing-masing.
“Peran Bhabinkamtibmas dalam memberikan pemahaman kepada warga binaannya sangat penting. Karena itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan wawasan dan pengetahuan Bhabinkamtibmas terkait peredaran mata uang Rupiah, inflasi, serta upaya pencegahan peredaran uang palsu,” ujarnya.
Menurutnya, Bhabinkamtibmas memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak Polri di tengah masyarakat sehingga dapat menjadi agen edukasi yang efektif dalam menyampaikan informasi terkait literasi keuangan dan menjaga stabilitas ekonomi di tingkat lingkungan.
Selain memberikan pemahaman kepada masyarakat, para Bhabinkamtibmas juga diharapkan dapat lebih cepat mendeteksi adanya dugaan peredaran uang palsu di wilayah binaan sehingga dapat segera dilakukan langkah antisipasi dan penanganan.
“Melalui kegiatan ini, Bhabinkamtibmas diharapkan mampu menjadi penyambung informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi bagian dari pengawasan terhadap potensi peredaran uang palsu di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Kegiatan Training of Trainers CBP Rupiah ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Polri dan Bank Indonesia dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa sekaligus mendukung terciptanya stabilitas ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.
Sumber : PS Kasihumas (IPTU Subhan, S.Sos)
Pewarta : Akub.gtn.com