Bogor || Gardatipikornews.com -- Bantuan pangan beras menjadi salah satu program pemerintah bagi bantalan ekonomi di masyarakat yang telah berkontribusi terhadap penurunan kemiskinan.
Dengan program bantuan sosial lainnya, program Bantuan Pangab (banpang) ini berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia.
Bertitik tolak dari salah satu program pemerintah dengan giat Bantuan Pangan tersebut diatas, maka pada hari ini, Rabu 22 April 2026 Pukul. 09.00 Pemerintah Desa Cogreg Kec. Parung melaksanakan penyaluran terhadap 3046 warga yang merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sejak pagi halaman Kantor Desa Cogreg yang berada di sisi Jl. Raya Pahlawan telah dipadati warga Kpm yang berhak menerima Bantuan Pangan berupa beras 20 Kg dan 2 liter minyak goreng. Mereka yang mayoritas kaum ibu berdiri mengular mengantri masuk ke aula kantor desa tak peduli sengatan matahari yang membakar kulit.
Sementara itu di aula tampak kesibukan Kasi Kesra Ahmad Lubis (Acung), Staf Pemdes, dibantu Jujun Juniati (BPD), Ipsm: Siswanti, Lia, Ebiet, Titin Kartika, Kadus Abdul Haris (Bois), Rt. Patria, Ketua Rt/Rw, Kadus, anggota Linmas serta Kasi/Kaur Pemdes Cogreg.
Ketika awak GTN menyambangi Kantor Pemdes Cogreg, tampak para Kpm yang mengantri dibawah terik matahari berharap segera membawa pulang banpang yang digelontorkan Pemerintah Pusat melalui Dinsos Kab. Bogor.
Disela-sela kesibukannya, Kasi Kesra Ahmad Lubis (Acung) yang mewakili Kepala Desa Cogreg Mad Yusuf Supriatna dan aparatur lainnya, saat meminta pendapatnya terkait bantuan pangan (Banpang) yang disalurkan Pemdes Cogreg Kec. Parung.
“Pangan merupakan kebutuhan yang sangat mendasar bagi setiap individu termasuk kelompok masyarakat berpendapatan rendah yang aksesibilitasnya terhadap pangan relatif sulit." ujar Acung.
"Karena itu, bantuan pangan beras dan minyak goreng ini menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat berpendapatan rendah dan mengendalikan inflasi di tengah tantangan ketahanan pangan yang kompleks. Dengan digelontorkannya banpang beras, angka kemiskinan dapat terus menurun dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangannya secara baik," pungkas Kasi Kesra Ahmad Lubis yang akrab dipanggil Acung pada awak GTN.
Pewarta: Agustion/Wahyu/Revi