Hal itu disampaikan, Asep apendii pemilik rumah saat dijumpai awak media, sebetulnya rumah ini sudah rusak dan tak layak lagi untuk ditempati, karena sudah mulai mengalami kerusakan dan lapuk dimakan usia.
Aseo apendi pemilik rumah gubuk menjelaskan, sudah kurang lebih 17 tahun menempati rumah ini kondisi yang seperti ini sudah lama apalagi di saat musim hujan yang disertai angin besar saya terpaksa ngungsi ke tempat orang tua,
. "Menurut Asep apendi rumah ini masih saya ditempati karena, tak mampu untuk membangun memperbaikinya. Pasalnya, saya tidak punya pekerjaan tetap, Hanya Buruh Harian Lepas
Pendapatan sangat terbatas,
Apalagi kondisi sekarang sedang dalam Covid 19
" Kami sangat berharap adanya sentuhan pemerintah Desa, kecamatan, kabupaten, Dinas perkimsih dan Dinas Sosial dan provinsi untuk membangun
Merenovasi rumah baru. "Sebutnya
Menurut orang tua Asep apendi saya hanya bisa bersedih melihat kondisi, keadaannya rumahnya seperti ini, apalagi Asriyanti sekarang tidak pernah mendapatkan bantuan program dari pemerintah baik BPNT maupun PKH,BLT BBM, saya harapkan ada perhatian pemerintah untuk merenovasi, " Pungkasnya penuh rasa haru.
Mudah mudahan dengan adanya publikasi ini pemerintah beserta Dinas Dinas Terkait bisa membuka mata hatinya, dan segera turun kelapangan untuk melihat kondisi yang sebenarnya,
( Reporter : Agon poeroenews )