Mataram || Gardatipikornews.com -- Naskah Enkripsi Terintegritas dari selasar petahana para pegiat Literasi Komunikasi di tahun 2025 tentang KOLABORASI UNTUK MEMBANGUN KETAHANAN BANGSA yaitu melalui Gerakan Literasi Bela Negara. Merupakan keilmuan untuk melakukan “membela negara” secara terintegrasi, yang terdiri dari Dua bentuk “lakuan”, dengan kesimpulan mengedepankan ideologi pancasila.
Dua bentuk “lakuan” yang dimaksudkan adalah lakuan bentuk fisik atau militeris dan lakuan bentuk non-fisik atau non-militeris dan atau intelektualitas.

Bentuk fisik atau militeris yang dimaksudkannya adalah melalui pemantapan gerakan-gerakan ekstrakurikuler ketangkasan Pramuka tingkat dewasa pada sektor pendidikan dan penguatan karakter generasi penerus bangsa, diantaranya seperti Pramuka Penegak Saka Wira Kartika (TNI AD), Pramuka Penegak Saka Dirgantara (TNI AU), Pramuka Penegak Saka Bahari (TNI AL), Pramuka Penegak Saka BNN (Badan Narkotika Nasional), Pramuka Penegak Saka Pariwisata (Kemenparekraf), Pramuka Penegak Saka Bhayangkara (Polri), Pramuka Penegak Saka Bakti Husada (Kemenkes), Pramuka Penegak Saka Kencana (BKKBN), Pramuka Penegak Saka Taruna Bumi (Kementan), Pramuka Penegak Saka Kalpataru (Kemenhut)
Pramuka Penegak Saka Wana Bakti (Kemenling), Pramuka Penegak Saka Widya Budaya Bakti (Kemenbud), dan seterusnya.
Sedangkan bentuk non-fisik atau non-militeris dan atau intelektualitas yang dimaksudkan adalah pemantapan giat Komunitas-Komunitas dan atau Kelompok-Kelompok yang telah terdata oleh Bakesbanpoldagri di tingkat Kabupaten atau Kota dan atau di tingkat Provinsi. Kemudian Lembaga-Lembaga Sosial Kemasyarakatan (LSM Activities), giat Jurnalis, Atelit Keolahragaan, Tenaga Kerja Wanita dan Laki-Laki (TKW & TKI), Activities Ruang Siber (E-Cocial, dan seterusnya-), dan Karang Taruna Desa.
Pesan trend dari runut Naskah Enkripsi Terintegritas, bahwasanya Indonesia setelah perjalanannya di “Peradaban Pola Hidup Baru” dipandang perlu Gerakan dari Pembentukan Karakternya yang berlandaskan nilai-nilai budi pekerti yang luhur, bahwasanya Good Peoples Indonesia Berkarakter adalah manusia-manusia Pancasila. Dalam hal ini, tentu sudah dimulai sejak tahun 2020 dengan beberapa isu terintegritas yang diinplementasikan secara sukarela tertuang dalam bentuk suatu Kegiatan-Kegiatan dan Pemanfaatan Ruang Belajar Publik melalui media dan massa serta melalui sarana-sarana bertemu langsung.
**GTN.lasmana