Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Seorang Pria Paruh Baya di Toili Meninggal Dunia Usai Dililit Ular Piton

by Gardatipikornews
02 Februari 2023 - 120 Views
Banggai Sulawesi Tengah | Gardatipikornews.com - Seorang pria Bernama Ning Kisa (53) warga Dusun Bina Tani, Desa Singkoyo, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, ditemukan meninggal dunia dengan kondisi dililit ular Piton ukuran besar, Rabu (1/2/2023) siang. Kapolsek Toili Iptu Nanang Afrioko saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut, ia menjelaskan peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 11.00 Wita saat seorang saksi Ali Tengko (59) pulang dari mencari getah damar. “Saat saksi pulang dari mencari getah damar melewati area perkebunan Nilam Desa Singkoyo melihat tas tempat getah damar milik korban di tengah kebun nilam,” ungkap Nanang. Selanjutnya, dari kejahuan saksi mencoba memanggil korban namun tidak ada balasan. Sehingga saksi mendekat dan mendapati korban sedang dililit ular besar. “Karena saksi takut dengan ular, dirinya pun lari mencari pertolongan dengan memanggil kakak korban dan sejumlah warga yang saat itu berada disekitar lokasi,” tuturnya. Kemudian lanjut Nanang, saksi bersama kakak korban dan warga mendatangi TKP dan menolong korban dengan membunuh ular yang sedang melilit korban dengan menggunakan parang. “Ular tersebut berhasil dibunuh, namun korban didapati telah meninggal dunia dengan kondisi tulang rusuk telah remuk,” jelasnya. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan dengan menggunakan sarung milik korban dengan berjalan kaki. “Jarak antara area perkebunan atau TKP ke pemukiman penduduk sekitar 4 kilo meter,” imbuhnya. Pada Kamis 2 Februari 2023 sekitar pukul 09.30 Wita jenazah korban telah dimakamkan di pemakaman umum Dusun Bina tani Desa Singkoyo. Pewarta Nakir Sulina.
Sebelumnya
Jelang Pemilu 2024, KPU Kabupaten Tasikmalaya Kukuhkan 21 Anggota PPS se-Kecamatan...
Selanjutnya
Nahdlatul Ulama Bersholawat dalam Rangka 1 Abad NU PCNU Kabupaten...

Berita Terkait :