Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Sudah Hampir 20 tahun Jajang Menghuni Rumah Reot Tidak Ada Perhatian Dari Pemerintah 

by Gardatipikornews
26 Januari 2022 - 847 Views

Sukabumi, Gardatipikornews.com


- Rumah milik Jajang Warga Desa Tenjojaya Kp Panenjoan rt 02rw 07 Kec Cibadak Kab Sukabumi terlihat sangat menghawatirkan dan terlihat sungguh tidak layak huni. Kondisi Rumah tersebut berdingding Bilik yang sudah bolong dan lapuk serta atap yang sudah pada bolong, gentingnya pada pecah dan terlihat rumah tersebut sudah di topang dari samping,belakang dan depan sama bambu untuk tidak ambruk(Rabu 26-01-2022). Hal itu disampaikan , Janjang pemilik rumah saat dijumpai Awak media. sebetulnya rumah ini sudah rusak dan tak layak lagi untuk ditempati, karena sudah mulai mengalami kerusakan dan lapuk dimakan usia Jajang pemilk rumah gubuk menjelaskan ,sudahkurang lebih 20 tahun menempati rumah ini'kondisi yang seperti ini sudah lama 'apalagi disaat musim penghujan yang disertai angin besar saya terpaksa ngungsi ketempat tetangga yang dekat. "Menurut jajang rumah ini masih saya ditempati karena, tak mampu untuk membangun memperbaikinya. Pasalnya, saya tidak punya pekerjaan tetap, pendapatan sangat terbatas, apalagi kondisi sekarang sedang dalam covid 19 “Kami sangat berharap adanya sentuhan pemerintah Des,kecamatan,Kabupaten dinas perkimsih dan Dinas Sosial dan Provinsi untuk membangun merenovasi rumah baru," sebutnya. Menurut salah satu tetangaga Jajang, Siti nuraeni " saya hanya bisa bersedih melihat kondisi, keadaanya rumahnya seperti ini,apalagi pak jajang sekarang hidup sebatang kara setelah ibunya meninggal juga cerai dengan istrinya, pak jajang tidak pernah mendapatakan bantuan program dari pemerintah baik BPNT mau pun PKH , saya harapkan ada perhatian pemerintah untuk merenovasi ,"pungkasnya penuh rasa haru. Mudah-mudahan dengan ada nya publikasi ini Pemerintah beserta dinas-dinas terkait bisa membuka mata hatinya'dan segera turun kelapangan untuk melihat kondisi yang sebenarnya,Kami pun awak media mendatangin kantor Tenjojaya untuk menemui Kepala desa untuk meminta kompirmasi tapi kami tidak ketemu dengan Pak Kades,menurut stap lagi keluar. Sumber : Rab Ripaldo Pewarta : Arus & Asep Anwar              
Sebelumnya
Polsek Tambora Memberikan Bantuan Kepada Warga Yang Rumahnya Habis ddi Lalap Sijago...
Selanjutnya
Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura, Kapolri: Pencegahan dan Pemberantasan Kejahatan...

Berita Terkait :