Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Tanggapi Isu Penculikan Anak Yang Meresahkan, Kapolres Ngada: Harap Warga Tidak Panik

by Gardatipikornews
03 Februari 2023 - 683 Views
Ngada| Gardatipikornews.com - Kabar ataupun Isu yang beredar mengenai penculikan anak viral dimedia sosial (Medsos), Kabar tersebut muncul diberbagai wilayah hingga Kabupaten Ngada. Informasi tersebut diwilayah hukum Polres Ngada juga pernah muncul dan beredar dimedsos (Facebook) bahkan digroup WhatsApp, yaitu di wilayah Kecamatan Aimere. Polres Ngada melalui Satuan Intelkam dan Polsek Aimere melakukan tindak lanjut dengan menelurusi dan dilakukan pulbaket oleh satuan Intelkam Polres Ngada, ternyata isu penculikan terhadap anak tersebut adalah Hoax. "Apabila mendapat pesan WA, baik berupa video atau gambar, atau tulisan berupa penculikan anak, agar masyarakat segera melaporkan ke Polres Ngada ataupun Jajaran Polres Ngada serta pos Polisi terdekat" ungkap, Kapolres Ngada, AKBP Padmo Arianto S. I. K pada Kamis, 2/2/2023. Sampai saat ini pihaknya juga belum menerima laporan ataupun pengaduan kasus penculikan anak. Kapolres meminta masyarakat agar tidak merasa panik dan resah berlebihan dalam menyikapi kabar yang belum tentu kebenarannya. Kapolres juga mengimbau para orang tua tetap menjaga anaknya, apalagi anak yang belum mandiri. AKBP Padmo Arianto, S.I.K juga memberikan tips menanggapi isu atau informasi penculikan anak agar tidak panik dan resah. "Tingkatkan pengawasan melekat terhadap kegiatan anak diluar rumah" "Tidak memberikan barang dan perhiasan mencolok pada anak" "Memberikan pemahaman kepada anak agar tidak berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal" "Bila melihat orang yang mencurigakan, segera melaporkan kepada RT/RW atau petugas kepolisian terdekat" "Tidak terpancing ataupun memposting (share) Hoax dimedia sosial tentang penculikan anak yang dapat meresah warga lainnya" "Masyarakat jangan mudah percaya dengan berita dan informasi yang tersebar sebelum melakukan check dan recheck kebenarannya. "Segera menghubungi Call Canter Polres Ngada 110, yang selalu siap 1x24 jam merespon semua keluhan dan Permasalahan warga masyarakat Kabupaten Ngada". Tutupnya.

Reporter: Agon@gtn


 
Sebelumnya
Ruang Sekretariat Tim Pembina SAMSAT Diresmikan, Berikut Penjelasan Dirlantas Polda...
Selanjutnya
Harga Bahan Pokok Penting Naik, Minyak Goreng Subsidi Langka Di PSM...

Berita Terkait :