Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Kepolisian & TNI - GTN Headline - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Video - GTN Sepak Bola - GTN Otomotif - GTN Pendidikan - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

*Tingkatkan Potensi Homestay Kota Bogor, Atang : "Perkuat Hospitality dan Kolaborasi"*

by Gardatipikornews
27 Oktober 2021 - 418 Views

Bogor, Gardatipikornews.com -


Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, menggelar acara Pelatihan Pengelolaan Homestay dalam rangka pemulihan ekonomi, Senin (25/10). Dalam acara tersebut, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto berkesempatan menjadi narasumber dan memberikan materi terkait potensi pengelolaan homestay di Kota Bogor kepada puluhan calon pengusaha homestay Kota Bogor. Dalam materi yang ia sampaikan, terdapat dua kunci dalam mengembangkan homestay di Kota Bogor. Yaitu hospitality dan kolaborasi. "Hospitality sangatlah penting, karena kenyamanan, kebersihan, dan keramahan (hospitality, red) yang akan menjadi kunci apakah pengunjung akan datang lagi atau tidak. Ikhtiar ini perlu dilakukan untuk menangkap pasar wisatawan yang mulai beralih ke wisata keluarga dengan melirik homestay sebagai tempat tinggal," ujar Atang. Sedangkan untuk kolaborasi, peran Pemerintah menurut Atang sangatlah penting. Dimana ketersediaan air bersih, listrik, akses jalan, akses internet, dan transportasi akan membuat homestay bisa survive. Di sisi lain, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan perlu memperbanyak kalender kegiatan wisata. “Kalender kegiatan tidak harus fokus pada kegiatan tourism. Kota Bogor dikenal sebagai kota pendidikan dan kota riset. Jadi, kalender tahunan bisa berupa kegiatan atraksi wisata, budaya, seminar atau simposium ilmiah, temu peneliti, lomba olahraga, dan berbagai kegiatan lainnya," jelas Atang. Selain program dari Pemerintah, Atang menjelaskan bahwa para pelaku usaha homestay harus selslu inovatif. Terdapat lima poin yang perlu diperhatikan oleh para pengelola homestay Kota Bogor. Yaitu, pertama adalah lokasi yang strategis, maka perlu dipetakan dan didukung oleh pemkot bogor. Kedua, penentuan konsep dan pangsa pasar. Ketiga, terjun ke dunia digital untuk memasarkan homestay. Keempat, fasilitas bagus dan kelima adalah penjaga homestay yang andal. “Lima hal tadi disempurnakan dengan kebersihan homestay”, pungkas Atang . Pewarta : Ts
Sebelumnya
*PKL Alun Alun Palabuanratu Kerap Ditertibkan Satpol PP, Bupati Sukabumi Wacanakan Zona...
Selanjutnya
*Danrem 061/ Sk Apresiasi Prajuritnya Gendong Nenek Tua Ingin Sekali di...

Berita Terkait :