Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Kepolisian & TNI - GTN Nasional - GTN Pemerintahan - GTN Headline - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Ekonomi - GTN Pariwisata - GTN Pendidikan - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Artikel - Jurnal Nasional - GTN Kesehatan - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Sekjen KKP Serahkan Excavator Dan Bantuan Benih Ikan Di Padang Pariaman, Percepat Pemulihan Sektor Perikanan Pascabencana

by Gardatipikornews.com
01 Agustus 2026 - 19 Views

Padang Pariaman || Gardatipikornews.com -- Komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan sektor perikanan, pascabencana hidrometeorologis di Sumatera Barat terus diwujudkan melalui langkah nyata. Usai mengikuti rangkaian Barefoot Running Padang Pariaman 2026 di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih Pantai Katapiang, Sabtu (1/8/2026).

Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Dr. Ir. Andy Artha Donny Oktopura, S.T., melanjutkan agenda kerja dengan menyerahkan berbagai bantuan bagi masyarakat pelaku usaha perikanan di Kabupaten Padang Pariaman.

Dalam kunjungan tersebut, Sekjen KKP didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Padang Pariaman Khairul Nizam beserta jajaran pemerintah daerah, camat, dan wali nagari setempat.

Sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan rehabilitasi kawasan perikanan yang terdampak banjir, Sekjen KKP secara simbolis menyerahkan satu unit excavator yang akan dimanfaatkan untuk pemulihan kolam budidaya, jaringan irigasi, serta jalan produksi pembudi daya ikan. Bantuan ini menjadi bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi sektor perikanan yang dilaksanakan KKP bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan pemerintah kabupaten/kota terdampak.

Selain itu, Sekjen KKP juga melakukan penebaran 15.000 ekor benih ikan mas serta menyerahkan 450 kilogram pakan ikan di Keramba Pondok Pesantren Madrasatul Ulum, Nagari Balah Aie Utara, yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana banjir. Bantuan tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas budidaya ikan sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Sekjen KKP menegaskan bahwa rehabilitasi pascabencana tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pemulihan ekonomi masyarakat.

"Pemulihan kawasan tambak dan kolam harus mampu, mengembalikan produktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan ketahanan pangan pascabencana. Karena itu, seluruh tahapan mulai dari perencanaan, rehabilitasi, hingga dukungan operasional disusun secara terpadu antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah," ujarnya.

Secara keseluruhan, KKP bersama Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Sumatera Barat menargetkan operasionalisasi kembali 174 hektare dari total 217 hektare kolam budidaya ikan air tawar yang terdampak di Sumatera Barat hingga September 2026.

Khusus di Kabupaten Padang Pariaman, seluruh 15,6 hektare kolam budidaya yang mengalami kerusakan ringan ditargetkan kembali beroperasi 100 persen pada September 2026. Upaya tersebut didukung melalui pemberian benih ikan, pakan, bantuan alat berat, serta dukungan operasional dari pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, menyambut baik perhatian dan dukungan Kementerian Kelautan dan Perikanan terhadap masyarakat pembudi daya ikan yang terdampak bencana. Bantuan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan usaha perikanan, menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat, serta meningkatkan produksi perikanan budidaya di daerah.

Sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam membangun kembali sektor perikanan yang tangguh, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan pembudi daya ikan, sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan nasional melalui implementasi visi Ekonomi Biru menuju Indonesia Emas.

Pewarta: Fakhri Gtn

Publikasi  ; Red@ksi.gtn.com 

Sebelumnya
Desa Warnasari Bimtek Para Kader : Peran Kader Posyandu Dalam Akselerasi Penurunan Stunting Menjadi...

Berita Terkait :