Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
GTN Ragam - GTN Daerah - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Kepolisian & TNI - GTN Pemerintahan - GTN Hukum & Kriminal - GTN Keagamaan - GTN Kesehatan - GTN Berita - Berita - GTN Olahraga - GTN Politik - GTN Kecelakaan - GTN Internasional - GTN Pariwisata - GTN Ekonomi - GTN Sosial - GTN Bencana Alam - GTN Entertainment - GTN Pendidikan - GTN Sepak Bola - GTN Video - GTN Otomotif - Jurnal Nasional - Artikel - GTN Nasional - GTN Headline - GTN Hukum - GTN Berita
Weather Widget for Website by cuacalab.id

Awak Media Dihalangi Saat Konfirmasi Dugaan Ketidaksesuaian Anggaran MBG Di Desa Cisalada

by Gardatipikornews.com
24 Februari 2026 - 125 Views

Cigombong, Bogor || Gardatipikornews.com -- selasa(24/2/2026) Sejumlah awak media di halangi saat hendak melakukan konfirmasi terkait dugaan ketidaksesuaian menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Cisalada, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Penghalangan tersebut diduga dilakukan oleh seorang petugas keamanan bernama Eka ketika para jurnalis berupaya meminta klarifikasi kepada pihak penanggung jawab program terkait laporan masyarakat.

Dugaan Ketidaksesuaian Anggaran

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pagu anggaran MBG yang ditetapkan pemerintah disebut sebesar Rp 15.000 per penerima manfaat. Namun, sejumlah penerima manfaat di Desa Cisalada melaporkan bahwa menu makanan yang diterima dinilai tidak sesuai dengan nilai anggaran tersebut.

Beberapa laporan bahkan menyebutkan bahwa jika diuangkan, nilai makanan yang diterima diperkirakan hanya sekitar Rp 5.000 atau bahkan kurang. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya kejanggalan dalam pengelolaan anggaran, baik dari segi harga maupun kualitas menu yang disajikan.

Sejumlah pihak menilai, apabila dugaan tersebut benar, maka hal itu berpotensi merugikan keuangan negara.

Awak Media Kesulitan Konfirmasi

Saat hendak melakukan konfirmasi langsung kepada pihak yang berwenang memberikan penjelasan, awak media mengaku dihalangi oleh petugas keamanan. Menurut keterangan di lapangan, Eka menegaskan bahwa jika ingin melakukan konfirmasi, para jurnalis diminta untuk berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kapolsek maupun Danramil setempat.

Dalam pernyataannya, Eka juga disebut menyampaikan kepada salah satu wartawan, “Serahkan saja ke saya, pasti beres.”

Sikap tersebut dinilai mempersulit kerja jurnalistik dalam memperoleh informasi yang berimbang dan klarifikasi resmi terkait dugaan ketidaksesuaian menu MBG dengan pagu anggaran yang telah ditetapkan pemerintah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak penanggung jawab program MBG di Desa Cisalada belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Awak media masih berupaya mengonfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh penjelasan lebih lanjut.


(@H.Jajuli@red gtn)

Sebelumnya
Ade Kuswahyudi Ketua Porum PKBM Kab.Tangerang Klarifikasi Terkait Adanya Isu Pungutan Terhadap Para...
Selanjutnya
Polresta Mataram : Residivis Dan Pemuda 18 Tahun Dibekuk Di Karang Bagu, Polisi Sita 8,54 Gram...

Berita Terkait :