"Memang betul, hari ini, Aipda Ade bersama Bripka Desti melaksanakan koordinasi dengan pihak SMPN 10 Kota Sukabumi untuk melakukan upaya pencegahan penculikan anak," ujar Akp Iman Retno kepada wartawan.
"Dalam koordinasi tersebut keduanya mengimbau pihak sekolah untuk selalu waspada dan mengawasi peserta didiknya pasca KBM (kegiatan belajar mengajar) di sekolah selesai," sambungnya.
Iman mengatakan informasi mengenai kasus penculikan anak tengah ramai dan ditemukan masyarakat di jejaring sosial, salah satunya melalui pesan berantai di aplikasi WhatsApp.
"Informasi mengenai kasus penculikan ini memang kembali menyeruak, baik melalui pesan singkat di WhatsApp atau lainnya. Maka dari itu saya perintahkan seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah, melakukan upaya pencegahan," kata Akp Iman.
"Kita menekankan agar pihak sekolah mengimbau para orang tua murid maupun wali dari peserta didik ini menjemput anaknya masing-masing bila KBM di sekolah usai." singkatnya.
(Taji/red-gtn)